SIG Masuk 100 Perusahaan Terbesar versi Fortune Indonesia 2025

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 16:46 WIB
loading...
SIG Masuk 100 Perusahaan...
SIG kembali menunjukkan performa keuangan yang solid dengan mencatatkan profitabilitas positif. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kembali menunjukkan performa keuangan yang solid dengan mencatatkan profitabilitas positif. Keberhasilan ini mengantar SIG masuk dalam daftar bergengsi Fortune Indonesia 100 tahun 2025, sebuah rilis deretan perusahaan terbesar di Tanah Air berdasarkan perolehan pendapatan pada tahun fiskal 2024.

Dalam daftar tersebut, SIG menempati peringkat ke-33 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp36,19 triliun dan laba bersih mencapai Rp720 miliar sepanjang tahun 2024. Pencapaian ini menegaskan posisi SIG sebagai salah satu pemain kunci di industri bahan bangunan nasional.

Fortune Indonesia 100 tahun 2025 menerapkan standar baru yang lebih tinggi, di mana perusahaan yang masuk dalam daftar prestisius ini setidaknya harus mencetak pendapatan minimal Rp11,42 triliun pada tahun 2024. Angka ini mengalami kenaikan signifikan dari ambang batas tahun 2023 yang sebesar Rp10,54 triliun.

Baca Juga: SIG Catatkan Pendapatan Konsolidasian Rp15,61 Triliun di Semester I-2025

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2021, Fortune Indonesia 100 dikenal sebagai tolok ukur konsistensi pertumbuhan, tata kelola perusahaan yang baik, dan prioritas kepada para pemangku kepentingan. Hanya perusahaan dengan kinerja terbaik yang dapat menembus daftar ini.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengungkapkan kebanggaannya atas masuknya SIG dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2025. Menurutnya, hal ini menjadi bukti keberhasilan strategi bisnis Perusahaan dalam meraih pendapatan dan mempertahankan profitabilitas di tengah kondisi industri bahan bangunan domestik yang penuh tantangan.

"Pencapaian ini semakin menegaskan kepemimpinan Perusahaan dalam persaingan di industri bahan bangunan di Indonesia," ujar Vita Mahreyni dalam pernyataannya, Sabtu (16/8).

Ia menambahkan hasil tersebut menjadi motivasi bagi seluruh karyawan SIG Group untuk terus berkarya dan melanjutkan transformasi menjadi perusahaan solusi bahan bangunan terbesar di regional. Vita menjelaskan, SIG mampu menjaga profitabilitas melalui pengelolaan pasar ritel dan proyek nasional yang efektif, serta penjualan ekspor yang terus meningkat. Upaya ini diiringi dengan program efisiensi yang ketat dan peningkatan kualitas operasional melalui operational excellence.

Baca Juga: SIG Tebar Dividen Rp648,75 Miliar, Setara 90,13% dari Laba Bersih

Lebih lanjut, Vita menegaskan peran inovasi semen hijau dan produk turunannya yang rendah karbon dan ramah lingkungan sebagai salah satu kunci utama SIG dalam mempertahankan dominasi pasar. Inovasi teknologi bahan bangunan ini menjadi faktor pembeda dari semen konvensional dan memberikan keunggulan kompetitif bagi SIG untuk memimpin industri menuju arah yang lebih hijau.

Semen hijau SIG tercatat memiliki emisi karbon hingga 38% lebih rendah dibandingkan semen konvensional. Produk ini dihasilkan melalui optimalisasi penggunaan material ramah lingkungan dan pemanfaatan bahan bakar alternatif dalam proses produksinya, tanpa mengesampingkan kemudahan pengerjaan konstruksi dan kualitas sesuai peruntukannya.

Pada 2024, semen hijau SIG dan produk turunannya berkontribusi sebesar Rp22,03 triliun, atau setara dengan 61% dari total pendapatan Perusahaan. "Ke depan, SIG akan semakin gencar mempromosikan dan mengajak lebih banyak masyarakat serta para pemangku kepentingan untuk beralih ke semen hijau," tutup Vita.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved