330 Hektare Tanah Sitaan Korupsi Milik Benny Tjokro Kini Dijadikan Sawah

Selasa, 19 Agustus 2025 - 16:32 WIB
loading...
330 Hektare Tanah Sitaan...
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kejaksaan Agung (Kejagung) bersinergi memanfaatkan lahan hasil sitaan kasus korupsi untuk menjaga ketahanan pangan. FOTO/Iqbal Dwi Purnama
A A A
BEKASI - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Kejaksaan Agung (Kejagung) bersinergi memanfaatkan lahan hasil sitaan kasus korupsi untuk menjaga ketahanan pangan. Sinergi ini ditandai dengan panen raya padi di lahan seluas 3 hektare yang berlokasi di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/8).

Panen tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Jaksa Agung ST Burhanuddin. Lahan seluas 7 hektare yang merupakan bagian dari aset sitaan kasus korupsi tersebut kini dikelola oleh kelompok tani (Gapoktan) setempat.

Baca Juga: Kejagung Lelang 59 Bidang Tanah Terpidana Korupsi Jiwasraya, Laku Rp18 Miliar

Dalam sambutannya, Mentan Amran menyampaikan apresiasi kepada Kejagung atas kerja sama ini. "Kami mewakili petani seluruh Indonesia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Jaksa Agung beserta jajaran. Kami merasa terhormat dan sangat terbantu," ujar Amran dalam sambutannya.

Sementara, Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan, total lahan sitaan kasus korupsi yang telah diubah menjadi lahan produktif mencapai 414 bidang tanah dengan total luas lebih dari 330 hektare. Lahan yang dipanen di Bekasi ini dulunya merupakan aset milik terpidana kasus korupsi Asabri, Benny Tjokrosaputro.

"Di Bekasi, lahan sitaan yang harganya paling tinggi karena berdekatan dengan perumahan. Tanah ini dimanfaatkan oleh petani sambil menunggu proses lelang oleh negara," jelas Burhanuddin.

Pada panen perdana ini, lahan seluas 2 hektare menghasilkan sekitar 14 ton gabah kering panen (GKP). Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa Bulog telah membeli seluruh hasil panen tersebut.

"Pembelian GKP oleh Bulog dilakukan sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yaitu Rp6.500 per kilogram, langsung diangkut dari lahan," kata Rizal.

Baca Juga: Kejagung Titipkan Tanah Milik Terpidana Benny Tjokro ke Camat Parung Panjang

Sinergi antara Kementan dan Kejagung diharapkan dapat terus berlanjut. Pemanfaatan aset sitaan korupsi menjadi lahan pertanian menjadi langkah konkret pemerintah dalam mengembalikan kerugian negara, sekaligus memberdayakan masyarakat dan meningkatkan produksi pangan.

Langkah ini juga menjadi preseden positif bahwa aset para koruptor tidak hanya disita, tetapi juga dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat banyak. Hal ini sekaligus menjadi pesan tegas bahwa kejahatan korupsi akan berujung pada kerugian, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga pada penyitaan aset yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan publik.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Masih Ada Lebih dari...
Masih Ada Lebih dari 50% Tanah di Sulawesi Tengah Belum Bersertifikat dan Terdaftar
Menteri ATR Nusron Wahid...
Menteri ATR Nusron Wahid Akui Mayoritas Tanah di Indonesia Dikuasai Kelompok Tertentu
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Rekomendasi
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Berita Terkini
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Tawarkan Likuiditas Cepat dan Privat bagi Pelaku Bisnis
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
AQUA Masih Dominasi...
AQUA Masih Dominasi Penjualan Air Mineral di Berbagai Kota Besar
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Riset Ungkap Pendapatan...
Riset Ungkap Pendapatan Nasabah Mekaar Meningkat, Bukti Pemberdayaan UMKM Efektif
IHSG Balik Melawan,...
IHSG Balik Melawan, Hari Ini Ditutup Menghijau Sentuh Level 5.695
Infografis
El Clasico di Tanah...
El Clasico di Tanah Borneo: Misi Persija Putus Dominasi Persib
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved