Dorong Pembiayaan Hijau, BRI Himpun Rp73,45 Triliun Dana Berkelanjutan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:29 WIB
loading...
Dorong Pembiayaan Hijau,...
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan posisinya sebagai pelaku utama pembiayaan berkelanjutan di sektor keuangan nasional. FOTO/BRI
A A A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan posisinya sebagai pelaku utama pembiayaan berkelanjutan di sektor keuangan nasional. Komitmen jangka panjang perseroan terhadap prinsip keberlanjutan mendapat pengakuan melalui KEHATI ESG Award 2025, di mana BRI dinobatkan sebagai pemenang kategori Issuer/Borrower untuk sektor Debt & Project Financing.

Penghargaan yang digelar Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) ini diberikan kepada institusi keuangan yang dinilai konsisten membangun struktur pendanaan berbasis keberlanjutan dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan.

Hingga akhir triwulan II 2025, BRI berhasil menghimpun dana wholesale berbasis ESG senilai Rp73,45 triliun atau setara 65,65 persen dari total pendanaan wholesale perseroan. Portofolio tersebut mencakup penerbitan Sustainability Bond, tiga tahap Green Bond, Inclusivity-based Securities, Repo ESG, Sustainability Linked Loan, Social Loan, dan Social Bond.

Baca Juga: BRI Peduli Gaungkan Semangat Kemerdekaan Melalui Program Literasi Anak Negeri

Dalam penerbitan obligasi berkelanjutan, BRI mengacu pada ketentuan nasional seperti POJK No. 60/2017 yang telah diperbarui melalui POJK No. 18/2023, serta panduan internasional dari International Capital Market Association (ICMA). Standar tersebut memastikan proses penerbitan obligasi berlangsung transparan dan akuntabel, mulai dari pemilihan proyek hingga pelaporan dampak.

Setiap tahun, BRI menerbitkan impact report yang memuat alokasi dana Green Bond melalui Laporan Keberlanjutan. Dana tersebut disalurkan untuk mendukung kegiatan usaha berwawasan lingkungan, seperti energi baru terbarukan dan pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan, serta sektor sosial yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi.

Berdasarkan impact report 2024, pembiayaan BRI pada sektor energi baru terbarukan berpotensi menghasilkan 5,6 juta MWh energi bersih per tahun dan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 3,9 juta ton CO₂e per tahun. Sementara itu, dari sisi sosial, alokasi dana tersebut diperkirakan telah menciptakan lebih dari 21.500 lapangan pekerjaan baru, khususnya di sektor UMKM.

Pada 2025, BRI kembali meluncurkan Social Bond senilai Rp5 triliun. Instrumen ini mengalokasikan pembiayaan ke enam kategori proyek, termasuk infrastruktur dasar yang terjangkau, akses layanan esensial, perumahan terjangkau, penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, serta kemajuan sosial-ekonomi, yang sebagian besar diarahkan untuk mendukung UMKM.

Langkah ini selaras dengan upaya BRI mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan energi bersih dan terjangkau (SDG 7), penanganan perubahan iklim (SDG 13), serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8).

Baca Juga: BRI Salurkan BSU 2025 Senilai Rp2,25 Triliun kepada 3,76 Juta Penerima

Direktur Human Capital & Compliance BRI, A. Solichin Lutfiyanto, menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan konsistensi BRI dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan operasional. “ESG tidak kami pandang sebagai kewajiban, melainkan kerangka transformasi untuk memperkuat ketahanan bisnis sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan nasional,” ujarnya.

BRI juga tercatat dalam indeks SRI-KEHATI sebagai bagian dari ESG Quality 45 dan ESG Sector Leaders. Capaian ini semakin mengukuhkan posisi BRI sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi inklusif yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan sosial untuk generasi mendatang.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Nonton Jazz Gunung 2026...
Nonton Jazz Gunung 2026 Nggak Pake Mahal, Ada Diskon Tiket 40% Pakai BRImo!
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Rekomendasi
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved