Cerita Pemuda Maluku Utara Mengajar di Desa Lingkar Tambang
Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:47 WIB
loading...
Sejak hadirnya program Pos Pintar delapan tahun lalu, semangat belajar terutama untuk mata pelajaran Bahasa Inggris kian semangat. FOTO/dok. SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Suasana belajar anak-anak di empat desa lingkar tambang Halmahera Timur kini terasa berbeda. Sejak hadirnya program Pos Pintar delapan tahun lalu, semangat belajar terutama untuk mata pelajaran Bahasa Inggris kian semangat. Program ini digagas oleh Trijan Abdul Halim, penulis sekaligus pendidik asal Maluku Utara yang aktif menggerakkan komunitas English Club di daerahnya.
Lewat Pos Pintar, Trijan ingin generasi muda di kampung halamannya memiliki keterampilan bahasa asing sebagai bekal untuk menghadapi masa depan. "Penguatan literasi Bahasa Inggris di sekolah dasar adalah fondasi kualifikasi masa depan," ujar dia dalam keteranganya, Rabu (27/8).
Baca Juga: Kemenhub: Monster Truk Tambang Impor Dilarang Keras Turun ke Jalan Raya
Kelas Pos Pintar digelar seminggu sekali dengan metode campuran, menggabungkan pembelajaran formal dan pendekatan kasual. Trijan menyebut, pendekatan yang santai dan menggunakan bahasa lokal membuat anak-anak merasa lebih dekat dengan materi. Ia tak menuntut murid-muridnya langsung fasih berbahasa Inggris.
"Yang paling penting adalah peningkatan kepercayaan diri siswa. Itu yang paling membahagiakan," katanya.
Lewat Pos Pintar, Trijan ingin generasi muda di kampung halamannya memiliki keterampilan bahasa asing sebagai bekal untuk menghadapi masa depan. "Penguatan literasi Bahasa Inggris di sekolah dasar adalah fondasi kualifikasi masa depan," ujar dia dalam keteranganya, Rabu (27/8).
Baca Juga: Kemenhub: Monster Truk Tambang Impor Dilarang Keras Turun ke Jalan Raya
Kelas Pos Pintar digelar seminggu sekali dengan metode campuran, menggabungkan pembelajaran formal dan pendekatan kasual. Trijan menyebut, pendekatan yang santai dan menggunakan bahasa lokal membuat anak-anak merasa lebih dekat dengan materi. Ia tak menuntut murid-muridnya langsung fasih berbahasa Inggris.
"Yang paling penting adalah peningkatan kepercayaan diri siswa. Itu yang paling membahagiakan," katanya.
Lihat Juga :