Pelita Air Dinilai Konsisten Menjaga Ketepatan Waktu Penerbangan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:04 WIB
loading...
Pelita Air Dinilai Konsisten...
Pelita Air dinilai konsisten mempertahankan ketepatan waktu penerbangan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pelita Air dinilai konsisten mempertahankan ketepatan waktu penerbangan (on time performance/OTP) di industri penerbangan nasional. Sepanjang 2024, maskapai ini mencatatkan ketepatan waktu tertinggi, menandai dua tahun berturut-turut keberhasilannya menjaga performa operasional.

"Ketepatan bukan hanya memenuhi indikator layanan melainkan menghormati perjalanan, rencana, dan aktivitas penting pelanggan kami setiap hari," ujar Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan dalam pernyataannya, Kamis (28/8).

Baca Juga: Pelita Air Resmi Buka Rute Internasional Perdana ke Singapura

Menurut dia capaian ini menunjukkan komitmen Pelita Air dalam memberikan layanan penerbangan yang andal, tepat waktu, sekaligus mengutamakan kenyamanan penumpang. Dendy menambahkan, Pelita Air akan terus menghadirkan nilai lebih dalam setiap perjalanan.

"Kami percaya penerbangan yang bermakna tidak hanya diukur dari ketepatan keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga kenyamanan dan ketenangan penumpang selama perjalanan," ujarnya.

Menurut Dendy, konsistensi menjaga OTP menjadi bentuk penghargaan terhadap kepercayaan publik dan regulator. "Kami ingin memastikan setiap pengalaman terbang bersama Pelita Air memberikan nilai tambah yang relevan bagi pelanggan," kata dia.

Sementara, Pengamat penerbangan sekaligus Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (APJAPI), Alvin Lie, menilai konsistensi OTP Pelita Air mencerminkan manajemen operasional yang solid.

"OTP ini hanya puncak gunung es. Di baliknya ada banyak aspek yang bekerja, mulai dari rotasi pesawat, pengaturan awak kabin dan pilot, penjadwalan, pemeliharaan, hingga kesiapan pesawat cadangan," ujar Alvin.

Ia menjelaskan, keberhasilan mempertahankan ketepatan waktu bukanlah pekerjaan mudah. "Jika salah satu komponen tidak sinkron, OTP akan terganggu. Konsistensi di atas 80 persen menunjukkan koordinasi manajemen berjalan baik," imbuhnya.

Baca Juga: Pelita Air Buka Rute Penerbangan Makassar-Ambon Mulai 9 Juni 2025

Alvin menilai, OTP yang dapat diandalkan menjadi keunggulan strategis di mata konsumen. "Esensi perjalanan udara adalah menghemat waktu. Ketika maskapai mampu menjaga ketepatan jadwal, kepercayaan konsumen akan meningkat, dan ini menjadi keunggulan kompetitif," katanya.

Meski demikian, Alvin mengingatkan tantangan ke depan akan semakin besar seiring ekspansi armada dan rute Pelita Air. "Jika maskapai ini tetap konsisten menjaga OTP meski skala operasi bertambah, Pelita Air akan memiliki keunggulan kompetitif yang membedakannya dari maskapai lain," ujarnya.

Capaian ini sekaligus memperkuat reputasi Pelita Air sebagai maskapai dengan kinerja operasional yang konsisten dan dapat diandalkan. Keandalan ini menjadikan Pelita Air sebagai salah satu pilihan utama bagi masyarakat yang mengutamakan ketepatan waktu dalam perjalanan udara. Maskapai nasional ini meraih predikat OTP terbaik versi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
Fenomena Gangguan Sinyal...
Fenomena Gangguan Sinyal GPS, DPR: Berpotensi Ancam Keselamatan Penerbangan Sipil
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan Masih Hadapi Tantangan Berat, Komisi V DPR Dorong Keberpihakan Pemerintah
Rekomendasi
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved