Cegah Penipuan Online, Investor Perlu Hati-hati Serap Informasi di Media Sosial

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:35 WIB
loading...
Cegah Penipuan Online,...
PBOGA Crypto Data Trading Ltd menyatakan sikap tegasnya terhadap penyebaran informasi palsu yang belakangan muncul di media sosial. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PBOGA Crypto Data Trading Ltd menyatakan sikap tegasnya terhadap penyebaran informasi palsu yang belakangan muncul di media sosial. Perusahaan menyebutkan, sebuah akun mempublikasikan konten menyesatkan yang membandingkan PBOGA secara tidak pantas dengan platform lain, serta menyebarkan pernyataan palsu mengenai legalitas dan kredibilitas perusahaan.

Director of Southeast Asia Office PBOGA Crypto Data Trading Ltd, Budi Santoso, mengatakan konten semacam ini tidak hanya berpotensi menyesatkan persepsi public secara serius, tetapi juga merusak reputasi bisnis perusahaan PBOGA, bahkan berpotensi menimbulkan risiko penipuan terhadap investor.

"Sejak awal berdiri, PBOGA selalu menjunjung tinggi prinsip operasional yang sah dan patuh regulasi. Kami selalu mengikuti persyaratan pengawasan internasional, serta aktif mengajukan izin dan registrasi yang diperlukan. Proses dan pencapaian kepatuhan platform kami sepenuhnya dapat diverifikasi, dan sama sekali bukan seperti yang disebut sebagai 'propaganda palsu' oleh pihak tertentu," tegas Budi Santoso, dalam keterangannya Kamis (28/8).

Baca Juga: Dubes RI Soroti Lonjakan Keterlibatan WNI dalam Penipuan Online di Kamboja

Budi mengingatkan investor agar berhati-hati dalam menyerap informasi di dunia maya. "Informasi palsu sangat mudah menjadi lahan subur bagi penipuan online. Tindakan menyebar fitnah dan berita bohong tidak hanya merusak ketertiban perkembangan industri, tetapi juga dapat menyesatkan pengguna dalam mengambil keputusan, sehingga menimbulkan kerugian aset," ujarnya.

Internet, lanjut Budi, bukanlah wilayah tanpa hukum. Setiap individu maupun organisasi yang menyebarkan laporan palsu atau memutarbalikkan fakta di ruang publik akan dimintai pertanggungjawaban hukum.

"PBOGA telah mulai mengumpulkan bukti terkait dan akan menempuh jalur hukum terhadap penyebar fitnah. Pada saat yang sama, kami juga mengimbau para pengguna untuk bijak dalam memverifikasi sumber informasi, tidak mudah terpengaruh oleh rumor atau pernyataan palsu, serta waspada terhadap modus penipuan yang menggunakan platform palsu atau mengatasnamakan kepatuhan regulasi," tutur Budi.

Baca Juga: Polri Tetapkan 2 WN China Tersangka Penipuan Online Modus Fake BTS dan SMS Phising

Ke depan, PBOGA menegaskan tetap konsisten berpegang pada prinsip kepatuhan, transparansi, dan inovasi. Perusahaan berkomitmen menyediakan layanan perdagangan aset digital yang aman, stabil, dan terpercaya bagi pengguna global, serta terus mendorong perkembangan industri yang sehat dan patuh regulasi.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNI Ingatkan Nasabah...
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
Penipuan Digital Kian...
Penipuan Digital Kian Canggih, Waspadai Perkembangan Scam
Dilema Larangan Usia...
Dilema Larangan Usia Medsos: Menyeimbangkan Perlindungan Anak dan Masa Depan Investasi Digital
Cegah Penipuan Digital,...
Cegah Penipuan Digital, Danamon Imbau Nasabah Bijak Gunakan Media Sosial
TikTok Ajak Masyarakat...
TikTok Ajak Masyarakat Lebih Waspada terhadap Penipuan Online
Lindungi Pengguna dari...
Lindungi Pengguna dari Penipuan Online, Nouey Perkuat Edukasi dan Keamanan
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved