Tingkatkan Kapasitas Petani, Syngenta Fasilitasi Drone Learning Center
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
“Buku panduan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan produktivitas petani. Melalui inovasi ini, kami berharap petani dapat memperoleh hasil maksimal, sebagaimana yang telah dicapai oleh komunitas binaan kami, Komunitas 10 Ton,” ujar Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8).
Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Widiastuti, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, mengapresiasi upaya tersebut. “Inovasi dan teknologi pertanian yang dikembangkan oleh Syngenta dapat menjadi mitra strategis dalam upaya mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.
Baca Juga: Syngenta Dukung Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Fasilitas Drone Learning Center yang diresmikan bersamaan juga membuka peluang modernisasi pertanian di Indonesia. Melalui pusat pembelajaran ini, petani dapat mempelajari penggunaan drone untuk pemupukan maupun aplikasi produk perlindungan tanaman secara presisi. Teknologi ini dinilai dapat menghemat waktu, menekan biaya produksi, serta meminimalkan dampak lingkungan.
Acara peresmian ini dihadiri sekitar 700 petani dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah yang tergabung dalam Komunitas 10 Ton. Mereka mendapatkan kesempatan mencoba langsung teknologi drone dan mempelajari metode budidaya padi yang lebih efisien.
Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian, Widiastuti, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, mengapresiasi upaya tersebut. “Inovasi dan teknologi pertanian yang dikembangkan oleh Syngenta dapat menjadi mitra strategis dalam upaya mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,” ujarnya.
Baca Juga: Syngenta Dukung Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Fasilitas Drone Learning Center yang diresmikan bersamaan juga membuka peluang modernisasi pertanian di Indonesia. Melalui pusat pembelajaran ini, petani dapat mempelajari penggunaan drone untuk pemupukan maupun aplikasi produk perlindungan tanaman secara presisi. Teknologi ini dinilai dapat menghemat waktu, menekan biaya produksi, serta meminimalkan dampak lingkungan.
Acara peresmian ini dihadiri sekitar 700 petani dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah yang tergabung dalam Komunitas 10 Ton. Mereka mendapatkan kesempatan mencoba langsung teknologi drone dan mempelajari metode budidaya padi yang lebih efisien.
Lihat Juga :