Diguyur Anggaran Rp22,7 Triliun, Bulog Bakal Bangun Pabrik Penggilingan Beras Modern

Senin, 01 September 2025 - 20:04 WIB
loading...
Diguyur Anggaran Rp22,7...
Perum Bulog akan melakukan investasi besar pada tahun 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perum Bulog akan melakukan investasi besar pada tahun 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Dana sebesar Rp22,7 triliun yang dialokasikan khusus untuk Bulog akan digunakan untuk membangun pabrik penggilingan beras modern hingga pengadaan peralatan Rice Milling Unit (RMU) yang lebih canggih.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah mengoptimalkan produksi beras nasional yang akan dialokasikan sebagai cadangan pemerintah.

"Pasti akan kita maksimalkan (anggaran Tahun 2026) buat yang terbaik. Kalau perlu buat penggilingan kita buat, kalau perlu buat RMU yang bagus, kita buat," ujar Rizal saat ditemui di Graha Mandiri, Jakarta, Senin (1/9).

Baca Juga: Pesta Rakyat untuk Indonesia 2025: BULOG Perkuat Peran Strategis Pangan Nasional

Meski demikian, Rizal belum merinci jumlah pasti penggilingan beras baru atau RMU canggih yang akan dibangun pada tahun 2026. Ia hanya menegaskan bahwa perencanaan akan dilakukan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. "Jumlahnya akan kita rencanakan semaksimal mungkin supaya memenuhi kebutuhan nasional," tambahnya.

Besarnya anggaran yang diterima Bulog ini sebelumnya telah disampaikan secara spesifik oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 pada 15 Agustus lalu di Kompleks DPR/MPR RI.

Presiden Prabowo menyebutkan bahwa secara keseluruhan, total anggaran untuk program ketahanan pangan di tahun 2026 mencapai Rp164,4 triliun. Angka ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kedaulatan pangan.

"Pada RAPBN 2026 akan dialokasikan Rp22,7 triliun untuk Bulog melakukan tugasnya. Secara keseluruhan, Rp164,4 triliun akan kita alokasikan di tahun 2026 untuk penguatan ketahanan pangan nasional," kata Presiden Prabowo dalam pidatonya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Perum BULOG Siap Dukung Koperasi Merah Putih

Alokasi dana ini diharapkan dapat mendukung Bulog dalam menyerap gabah dan beras dari petani, serta mengoptimalkan proses penggilingan agar kualitas beras yang disimpan sebagai cadangan pangan pemerintah.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved