Dorong Produk Nasabah PNM Mekaar ke Panggung Halal Dunia lewat Pameran Internasional
Kamis, 18 September 2025 - 15:09 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengangkat pelaku usaha ultra mikro ke panggung internasional. Ini dilakukan PNM dengan berpartisipasi pada ajang Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2025 di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur, Malaysia, pada 17–20 September 2025.
Dalam ajang global ini, PNM menghadirkan perwakilan nasabah PNM Mekaar, Lina Marlina, dengan produk kearifan lokal unik yaitu manisan terong ungu.
Lina Marlina adalah seorang ibu rumah tangga sekaligus pengusaha binaan PNM Mekaar yang kini memiliki peluang memperluas jangkauan pasarnya ke ranah global. Manisan terong ungu yang biasanya hanya ditemukan di pasar-pasar lokal, kini tampil sebagai camilan tradisional Indonesia dengan potensi menjadi oleh-oleh khas yang diminati pasar internasional.
“Senang sekali ini pertama kalinya saya ke luar negeri diajak PNM dan bisa memperkenalkan produk buatan saya. Kesempatan ini juga membuat saya belajar dari pengusaha UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) negara lain yang bagus-bagus,” ujar Lina dengan penuh semangat.
Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary menyampaikan dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga membuka jalan pemasaran global bagi nasabah ultra mikro.
"Partisipasi di MIHAS 2025 menjadi wujud nyata bagaimana PNM mendorong produk-produk UMK binaan agar mampu menembus pasar halal internasional," katanya.
Dodot menegaskan dukungan terhadap produk halal merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam memberdayakan ultra mikro.
Dalam ajang global ini, PNM menghadirkan perwakilan nasabah PNM Mekaar, Lina Marlina, dengan produk kearifan lokal unik yaitu manisan terong ungu.
Lina Marlina adalah seorang ibu rumah tangga sekaligus pengusaha binaan PNM Mekaar yang kini memiliki peluang memperluas jangkauan pasarnya ke ranah global. Manisan terong ungu yang biasanya hanya ditemukan di pasar-pasar lokal, kini tampil sebagai camilan tradisional Indonesia dengan potensi menjadi oleh-oleh khas yang diminati pasar internasional.
“Senang sekali ini pertama kalinya saya ke luar negeri diajak PNM dan bisa memperkenalkan produk buatan saya. Kesempatan ini juga membuat saya belajar dari pengusaha UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) negara lain yang bagus-bagus,” ujar Lina dengan penuh semangat.
Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary menyampaikan dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga membuka jalan pemasaran global bagi nasabah ultra mikro.
"Partisipasi di MIHAS 2025 menjadi wujud nyata bagaimana PNM mendorong produk-produk UMK binaan agar mampu menembus pasar halal internasional," katanya.
Dodot menegaskan dukungan terhadap produk halal merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam memberdayakan ultra mikro.
Lihat Juga :