Purbaya Ancam Anggaran MBG Bakal Dipindah ke Bansos, Ini Alasannya

Jum'at, 19 September 2025 - 19:59 WIB
loading...
Purbaya Ancam Anggaran...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh dibiarkan menganggur. Jika serapan tetap rendah, ia membuka kemungkinan untuk menarik kembali dana tersebut dan mengalihkannya ke program lain yang lebih siap termasuk bantuan sosial (bansos).

"Bukan menegur, justru kita mau bantu supaya cepat. Tapi kalau tetap tidak bisa juga, ya duitnya kita ambil," ujar Purbaya di Istana Presiden, Jakarta, Jumat (19/9).

Baca Juga: Istana Minta Maaf Kasus Keracunan MBG Terulang, Siapkan Sanksi jika ada Kelalaian

Menurut dia anggaran yang menganggur menimbulkan biaya karena pemerintah tetap harus membayar bunga utang. Oleh sebab itu, dana yang tidak terserap bisa dialihkan ke program yang lebih produktif, misalnya memperpanjang bantuan pangan berupa beras 2x10 kilogram untuk masyarakat. "Kan lebih fair. Daripada nganggur, duitnya kan saya bayar bunga juga," ujarnya.

Meski demikian, Purbaya menekankan dirinya tetap mendukung program MBG selama pelaksanaannya berjalan dengan baik. "Saya mendukung. Tapi kalau enggak jalan, ya ambil duitnya," katanya.

Di tengah sorotan publik, muncul wacana agar skema MBG diganti dengan bantuan tunai bagi orang tua murid. Usulan itu mencuat setelah adanya kasus keracunan makanan di sejumlah sekolah.

Baca Juga: Purbaya Tolak Ada Tax Amnesty Lagi: Nanti Kita Dikibulin Terus

Namun, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, pemerintah tetap berkomitmen pada skema pemberian makanan langsung. Menurutnya, konsep yang dijalankan saat ini merupakan pilihan terbaik hasil kajian bersama Badan Gizi Nasional (BGN).

"Ide kan banyak, bukan berarti tidak baik. Tapi konsep yang sekarang dijalankan dianggap pemerintah dan BGN paling tepat untuk dikerjakan," ujar Prasetyo. Ia menambahkan, pemerintah akan menampung berbagai catatan serta memperbaiki kelemahan program, termasuk kasus keracunan yang terjadi.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Rekomendasi
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved