Keabsahan Klaim AMDK Air Pegunungan dari Sisi Periklanan dan Marketing

Kamis, 06 November 2025 - 18:19 WIB
loading...
Keabsahan Klaim AMDK...
Pakar membahas posisi Aqua yang mengklaim sebagai air minum dalam kemasan (AMDK) yang bersumber dari air pegunungan dari sisi periklanan dan marketing. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Musyawarah Etika Dewan Periklanan Indonesia, Hery Margono menjelaskan, bahwa posisi Aqua yang mengklaim sebagai air minum dalam kemasan (AMDK) yang bersumber dari air pegunungan tidak salah dari sisi periklanan dan marketing. Apalagi, sambung dia, hal tersebut juga sudah dibuktikan oleh Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

"Jika lembaga yang berwenang BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) sudah mengonfirmasikan sumber air Aqua dari pegunungan, berarti boleh klaim dari pegunungan," kata Hery Margono.

Mantan sekretaris jenderal Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) ini menjelaskan bahwa yang keliru untuk dilakukan adalah klaim yang tidak berbasis pada fakta. Dia menjelaskan, produksi sebuah iklan pun harus dilakukan berdasarkan prinsip kejujuran dan tidak boleh membuat misleading atau menyesatkan.

"Jika faktanya sumber air Aqua tidak semua bersumber dari air pegunungan, maka klaim harus disesuaikan, walaupun pada mulanya bersumber dari air pegunungan," katanya.

Baca Juga: AQUA Dorong Konservasi Air Lewat Skema Pembayaran Jasa Lingkungan

Hery lantas menilai wajar isu sumber Aqua ini cepat menjadi perkara viral di masyarakat. Dia mengatakan, perkara yang utama adalah pelopor industri air mineral yang telah beroperasi sejak 50 tahun lalu ini telah memenangkan market share sebagai market leader AMDK.

"Kemudian juga (Aqua) sudah memenangkan pangsa hati (heart share) dan pangsa benak (mind share) jadi cepat mencuat," katanya.

Seperti diketahui, isu sumber air Aqua mencuat usai kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ke pabrik Aqua di Subang. Video kunjungan tersebut lantas membuat heboh hingga menyebabkan penyesatan opini publik berkenaan dengan sumber air Aqua.

VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto memastikan, bahwa klaim pada label Aqua sudah sesuai dengan fakta di lapangan yakni sumber air pegunungan yang bisa dibuktikan dengan beberapa studi dan sains mulai dari geologi hingga hidrologi. Dia menjelaskan bahwa pengambilan sumber air tersebut memang dilakukan melalui pengeboran.

"Jadi sumber airnya sumber air pegunungan sesuai dengan klaim kami di label. Tetapi cara pengambilannya tentunya industri manapun yang menggunakan air tanah dalam pasti penggunaannya, pengambilannya dengan pengeboran. Jadi pengeboran itu adalah caranya, tetapi sumber airnya adalah sumber air pegunungan," katanya.



Pernyataan Vera dibuktikan oleh BPKN yang berkunjung ke pabrik Aqua pada Kamis (30/10/2025) lalu. Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok menegaskan bahwa Aqua tidak membohongi publik berkenaan dengan sumber air mereka. Dia mengatakan, hasil peninjauan menunjukkan kalau sumber air yang diambil benar berasal dari aliran bawah tanah alami di kawasan pegunungan.

"Kami saksikan sendiri bahwa Aqua memang air gunung. Prosesnya memang melalui pengeboran, tetapi sumber airnya tetap dari pegunungan," kata Mufti.

Baca Juga: Kemasan Ramah Lingkungan, Aqua Lindungi Ekosistem Sumber Air

Mufti menjelaskan, bahwa metode pengeboran dilakukan semata-mata sebagai bagian dari proses produksi yang memenuhi standar teknis dan bukan berarti air berasal dari sumber buatan atau air tanah biasa. Air diambil dari sumber tanah dalam dengan wilayah yang dikonservasikan dengan baik dan berkelanjutan.

BPKN juga mengapresiasi standar kualitas yang diterapkan Aqua dalam proses produksinya. Mufti mengungkapkan bahwa Aqua menerapkan lebih dari 400 parameter uji kualitas air, meski sebenarnya standar nasional tidak mewajibkan sebanyak itu. Dia berharap standar yang tinggi ini dapat ditiru oleh produsen lainnya.

"Ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap kualitas dan keamanan produk. Sebenarnya tidak perlu 400 tapi ini dijalanin dan ini menjadi catatan kami bahwa memang konsumen harus percaya ini air berkualitas," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amdatara dan Badan Geologi...
Amdatara dan Badan Geologi Perkuat Sinergi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
Perkuat Konsolidasi...
Perkuat Konsolidasi Industri AMDK dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan
Industri AMDK di Antara...
Industri AMDK di Antara Tekanan Energi dan Logistik, Menunggu Keberpihakan Negara
Di Tengah Gaya Hidup...
Di Tengah Gaya Hidup Dinamis, Crystalin Perkenalkan Solusi Hidrasi Praktis
Dukung Nutrisi si Kecil...
Dukung Nutrisi si Kecil dengan Pengalaman Belanja Menyenangkan Danone Specialized Nutrition
Klarifikasi Danone Soal...
Klarifikasi Danone Soal Isu Visual Balita pada Kemasan Produk Air Minum
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Didukung AQUA, Alfamidi...
Didukung AQUA, Alfamidi Fasilitasi Mudik 1.250 Peserta ke Berbagai Daerah
Survei Konsumen: Komitmen...
Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK, AQUA Teratas
Rekomendasi
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved