Rapor Bursa Sepekan: IHSG Cetak Rekor, Market Cap Naik 3,09% Jadi Rp15.316 Triliun
Sabtu, 08 November 2025 - 09:22 WIB
loading...
BEI mencatat kinerja positif sepanjang pekan perdagangan 3-7 November 2025, saat IHSG menguat 2,83% ke level 8.394. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja positif sepanjang pekan perdagangan 3-7 November 2025. Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menguat 2,83% ke level 8.394,59, dari posisi pekan sebelumnya di 8.163,88.
Kenaikan tersebut menjadi rekor tertinggi IHSG sepanjang sejarah. Kapitalisasi pasar bursa juga meningkat 3,09% menjadi Rp15.316 triliun, dari Rp14.857 triliun pada pekan sebelumnya. Baca Juga: Bursa Sepekan: IHSG Naik 4,5%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.234 Triliun
Peningkatan ini menjadi yang tertinggi dibandingkan indikator lainnya pada periode yang sama. Sementara itu aktivitas perdagangan mengalami penurunan. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 6,85% menjadi 2,16 juta kali, dari 2,32 juta kali pada pekan sebelumnya.
Volume transaksi juga menurun 14,37% menjadi 27,06 miliar lembar saham, dan nilai transaksi harian berkurang 22,46 persen menjadi Rp17,54 triliun.
Dari sisi investor, asing mencatatkan pembelian bersih harian Rp920,24 miliar pada 7 November 2025. Namun secara akumulatif sepanjang tahun berjalan, investor asing masih mencatatkan penjualan bersih Rp38,33 triliun.
Baca Juga: Diwarnai Data Ekonomi Kuartal III, IHSG Berakhir Terbang ke 8.318
Pada pekan yang sama, terdapat empat efek baru yang tercatat di BEI, terdiri dari dua obligasi, satu sukuk, dan satu saham. Salah satunya adalah pencatatan perdana PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) sebagai emiten ke-24 di tahun 2025, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp158,4 miliar.
Kenaikan tersebut menjadi rekor tertinggi IHSG sepanjang sejarah. Kapitalisasi pasar bursa juga meningkat 3,09% menjadi Rp15.316 triliun, dari Rp14.857 triliun pada pekan sebelumnya. Baca Juga: Bursa Sepekan: IHSG Naik 4,5%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp15.234 Triliun
Peningkatan ini menjadi yang tertinggi dibandingkan indikator lainnya pada periode yang sama. Sementara itu aktivitas perdagangan mengalami penurunan. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 6,85% menjadi 2,16 juta kali, dari 2,32 juta kali pada pekan sebelumnya.
Volume transaksi juga menurun 14,37% menjadi 27,06 miliar lembar saham, dan nilai transaksi harian berkurang 22,46 persen menjadi Rp17,54 triliun.
Dari sisi investor, asing mencatatkan pembelian bersih harian Rp920,24 miliar pada 7 November 2025. Namun secara akumulatif sepanjang tahun berjalan, investor asing masih mencatatkan penjualan bersih Rp38,33 triliun.
Baca Juga: Diwarnai Data Ekonomi Kuartal III, IHSG Berakhir Terbang ke 8.318
Pada pekan yang sama, terdapat empat efek baru yang tercatat di BEI, terdiri dari dua obligasi, satu sukuk, dan satu saham. Salah satunya adalah pencatatan perdana PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) sebagai emiten ke-24 di tahun 2025, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp158,4 miliar.
(akr)
Lihat Juga :