IHSG Masih Kokoh di Puncak Tertinggi, Pagi Ini Dibuka Sentuh Level 8.424
Selasa, 11 November 2025 - 09:55 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 8.437,96 pada perdagangan, Selasa (11/11/2025). Semenit berjalan indeks naik 33,03 poin atau 0,39 persen. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 8.437,96 pada perdagangan, Selasa (11/11/2025). Semenit berjalan indeks naik 33,03 poin atau 0,39 persen ke level 8.424,27, ini merupakan level opening tertinggi bagi indeks.
Penguatan indeks terjadi seiring saham-saham berkapitalisasi besar di sektor infrastruktur dan teknologi. Pada pembukaan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.443,69 dan terendah di 8.417,27.
Volume transaksi tercatat sebanyak 2,05 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,15 triliun dan frekuensi 137.400 kali. Pada pembukaan IHSG hari kedua pekan ini, terpantau ada 269 saham menguat, 178 saham melemah, dan 509 saham stagnan.
Baca Juga: IHSG Pagi Ini Melesat ke 8.443, Rekor Tertinggi Baru Sepanjang Masa
Dari kelompok indeks sektoral, penguatan terbesar tercatat pada sektor infrastruktur yang naik 1,72% ke level 2.095,08, diikuti sektor teknologi yang naik 0,64% ke level 10.611,20. Sektor transportasi juga ikut menguat 0,76% ke level 1.868,37.
Sementara itu sektor properti menjadi satu-satunya yang masih tertekan pada awal sesi dengan penurunan 0,80% ke posisi 1.071,58, disusul sektor barang siklikal yang turun tipis 0,04% ke 975,01.
Di papan LQ45, sejumlah saham unggulan top gainers menopang penguatan indeks. Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 3,65% ke Rp710, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 2,80 persen ke Rp2.570, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) naik 2,03% menjadi Rp3.510.
Selain itu saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga naik 2,00% ke Rp153 dengan volume transaksi mencapai 323 juta saham senilai Rp49 miliar. Baca Juga: Rapor Bursa Sepekan: IHSG Cetak Rekor, Market Cap Naik 3,09% Jadi Rp15.316 Triliun
Adapun saham-saham energi besar seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) cenderung melemah masing-masing 1,90% dan 0,77 persen, dan menghuni deretan top losers LQ45.
Penguatan indeks terjadi seiring saham-saham berkapitalisasi besar di sektor infrastruktur dan teknologi. Pada pembukaan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.443,69 dan terendah di 8.417,27.
Volume transaksi tercatat sebanyak 2,05 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,15 triliun dan frekuensi 137.400 kali. Pada pembukaan IHSG hari kedua pekan ini, terpantau ada 269 saham menguat, 178 saham melemah, dan 509 saham stagnan.
Baca Juga: IHSG Pagi Ini Melesat ke 8.443, Rekor Tertinggi Baru Sepanjang Masa
Dari kelompok indeks sektoral, penguatan terbesar tercatat pada sektor infrastruktur yang naik 1,72% ke level 2.095,08, diikuti sektor teknologi yang naik 0,64% ke level 10.611,20. Sektor transportasi juga ikut menguat 0,76% ke level 1.868,37.
Sementara itu sektor properti menjadi satu-satunya yang masih tertekan pada awal sesi dengan penurunan 0,80% ke posisi 1.071,58, disusul sektor barang siklikal yang turun tipis 0,04% ke 975,01.
Di papan LQ45, sejumlah saham unggulan top gainers menopang penguatan indeks. Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 3,65% ke Rp710, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 2,80 persen ke Rp2.570, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) naik 2,03% menjadi Rp3.510.
Selain itu saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga naik 2,00% ke Rp153 dengan volume transaksi mencapai 323 juta saham senilai Rp49 miliar. Baca Juga: Rapor Bursa Sepekan: IHSG Cetak Rekor, Market Cap Naik 3,09% Jadi Rp15.316 Triliun
Adapun saham-saham energi besar seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) cenderung melemah masing-masing 1,90% dan 0,77 persen, dan menghuni deretan top losers LQ45.
(akr)
Lihat Juga :