Harga Komoditas Loyo, Bahlil Pede Setoran PNBP Bisa Tembus Target APBN

Selasa, 11 November 2025 - 17:42 WIB
loading...
Harga Komoditas Loyo,...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII, Selasa (11/11/2025). FOTO/Iqbal Dwi P
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia optimistis setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) meski harga komoditas global turun. Meski demikian Bahlil mengatakan pihaknya tidak akan menurunkan target setoran PNBP meskipun fenomena penurunan harga komoditas berdampak langsung terhadap penerimaan negara.

"Tapi kita nggak mau menjadikan penurunan harga ICP dan harga mineral untuk mengurangi target pendapatan negara. Karena negara lagi membutuhkan banyak anggaran untuk pembiayaan termasuk di sektor ESDM. UntuK itu kami tetap mematok target APBN di dalam penerimaan PNBP," kata Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga: Bahlil Buka Suara Terkait Penolakan Rencana Soeharto Diberi Gelar Pahlawan Nasional

Bahlil mengatakan realisasi PNBP sektor ESDM per 10 November 2025 mencapai Rp200,6 triliun atau 78,74% dari target tahun ini sebesar Rp254,83 triliun. "Alhamdulillah dari target APBN kita sudah terealisasikan sebesar 78,74% dari target PNBP," katanya.

Bahlil optimistis target PNBP sektor ESDM pada APBN 2025 dapat tercapai, bahkan bisa melampaui target yang telah ditetapkan. "Saya laporkan, insyaAllah target PNBP ini bisa tercapai sampai 31 Desember dan mudah-mudaham bisa lebih," sambungnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM menetapkan harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Agustus 2025 pada level USD66,07 per barel. Angka ini turun dari ICP Juli 2025 sebesar USD68,59 per barel. Penetapan ICP bulan ini tertuang pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 304.K/MG.03/MEM.M/2025 tentang Harga Minyak Mentah Bulan Agustus 2025 tanggal 10 September 2025.

Baca Juga: Nilai Investasi Hampir Rp600 Triliun, 18 Proyek Hilirisasi Prioritas Dikebut Tahun Depan

Penurunan ICP dan harga minyak mentah utama di pasar internasional bulan Agustus 2025 dipengaruhi oleh kombinasi peningkatan produksi AS dan OPEC+ (supply surplus) serta melemahnya permintaan minyak seiring berakhirnya summer driving season.



Faktor lain yang memengaruhi penurunan harga minyak mentah bulan Agustus 2025 adalah peningkatan pengenaan tarif impor AS kepada India menjadi 50% sejak 27 Agustus 2025. Sementara ekspor komoditas batubara sempat mengalami penurunan sekitar 20,99 persen pada periode Januari - Agustus 2025 menjadi USD15,91 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD20,13 miliar.

Penurunan ini disebabkan turunnya volume ekspor sebesar 5,16 persen menjadi 251,13 juta ton, serta rata-rata harga batubara yang anjlok 16,62 persen menjadi USD63,48 per ton.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Rekomendasi
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved