Dharma Polimetal Optimistis Capai Target Penjualan Rp6 Triliun di 2025
Kamis, 20 November 2025 - 19:49 WIB
loading...
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis mampu mencapai target penjualan tahun ini. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis mampu mencapai target penjualan Rp6 triliun pada 2025. Keyakinan itu didukung konsistensi pertumbuhan kinerja hingga kuartal III-2025 serta berbagai inovasi dan diversifikasi usaha yang terus diperkuat.
"Konsistensi kinerja ini menunjukkan bahwa fondasi bisnis kami tetap solid, bahkan di tengah dinamika pasar otomotif," ujar Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso dalam Public Expose, Kamis (20/11/2025).
Pada periode Januari–September tahun ini, penjualan DRMA tumbuh 9,20 persen secara tahunan menjadi Rp4,39 triliun. Laba bersih turut meningkat 1,69% menjadi Rp428,11 miliar. Segmen roda dua masih menjadi penopang utama dengan kontribusi Rp2,72 triliun atau 62% dari total pendapatan konsolidasi.
Baca Juga: Dharma Polimetal Optimistis Pertahankan Kinerja di Kuartal IV-2024
Dia menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari strategi pertumbuhan berkelanjutan yang menempatkan inovasi sebagai nilai utama. Sepanjang tahun mendatang, DRMA akan terus memperkuat pertumbuhan organik melalui diversifikasi produk dan efisiensi proses produksi.
Upaya ini termasuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik lewat unit Dharma Connect (DC) yang telah meluncurkan Aki Lithium 12V 6Ah, 12V 3,5Ah, serta Battery Energy Storage System (BESS).
Untuk meningkatkan efisiensi, perusahaan juga memperluas otomatisasi di fasilitas manufaktur. Penerapan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas produk sekaligus memperbaiki efektivitas rantai pasok sehingga stabilitas usaha dapat terjaga.
Selain pertumbuhan organik, perseroan juga menyiapkan strategi anorganik guna memperkuat struktur bisnis jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diproses adalah rencana akuisisi PT Mah Sing Indonesia (MSI), perusahaan manufaktur plastik. "Kami berada pada tahap awal penyelesaian dokumen dan proses hukum terkait akuisisi PT MSI," ujar dia.
Baca Juga: Dharma Polimetal Tebar Dividen Rp202 Miliar, Setara 35% dari Laba Bersih
Akuisisi ini diharapkan memperluas kontribusi DRMA dalam industri komponen plastik untuk kendaraan roda empat. PT MSI merupakan anak usaha Mah Sing Group Berhad, konglomerasi Malaysia yang bergerak di sektor properti, plastik, dan manufaktur. Langkah ini disebut selaras dengan strategi diversifikasi dan ekspansi bisnis yang dicanangkan perusahaan.
"Konsistensi kinerja ini menunjukkan bahwa fondasi bisnis kami tetap solid, bahkan di tengah dinamika pasar otomotif," ujar Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso dalam Public Expose, Kamis (20/11/2025).
Pada periode Januari–September tahun ini, penjualan DRMA tumbuh 9,20 persen secara tahunan menjadi Rp4,39 triliun. Laba bersih turut meningkat 1,69% menjadi Rp428,11 miliar. Segmen roda dua masih menjadi penopang utama dengan kontribusi Rp2,72 triliun atau 62% dari total pendapatan konsolidasi.
Baca Juga: Dharma Polimetal Optimistis Pertahankan Kinerja di Kuartal IV-2024
Dia menyebut capaian tersebut merupakan hasil dari strategi pertumbuhan berkelanjutan yang menempatkan inovasi sebagai nilai utama. Sepanjang tahun mendatang, DRMA akan terus memperkuat pertumbuhan organik melalui diversifikasi produk dan efisiensi proses produksi.
Upaya ini termasuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik lewat unit Dharma Connect (DC) yang telah meluncurkan Aki Lithium 12V 6Ah, 12V 3,5Ah, serta Battery Energy Storage System (BESS).
Untuk meningkatkan efisiensi, perusahaan juga memperluas otomatisasi di fasilitas manufaktur. Penerapan teknologi ini dinilai mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas produk sekaligus memperbaiki efektivitas rantai pasok sehingga stabilitas usaha dapat terjaga.
Selain pertumbuhan organik, perseroan juga menyiapkan strategi anorganik guna memperkuat struktur bisnis jangka panjang. Salah satu langkah yang tengah diproses adalah rencana akuisisi PT Mah Sing Indonesia (MSI), perusahaan manufaktur plastik. "Kami berada pada tahap awal penyelesaian dokumen dan proses hukum terkait akuisisi PT MSI," ujar dia.
Baca Juga: Dharma Polimetal Tebar Dividen Rp202 Miliar, Setara 35% dari Laba Bersih
Akuisisi ini diharapkan memperluas kontribusi DRMA dalam industri komponen plastik untuk kendaraan roda empat. PT MSI merupakan anak usaha Mah Sing Group Berhad, konglomerasi Malaysia yang bergerak di sektor properti, plastik, dan manufaktur. Langkah ini disebut selaras dengan strategi diversifikasi dan ekspansi bisnis yang dicanangkan perusahaan.
(nng)
Lihat Juga :