Menata Ulang Bansos, Fokus Bakal Beralih ke Lansia dan Disabilitas

Jum'at, 21 November 2025 - 19:17 WIB
loading...
Menata Ulang Bansos,...
Menko Muhaimin Iskandar mengatakan, pemerintah bakal fokus menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada kelompok yang benar-benar tidak mampu, terutama lansia dan penyandang disabilitas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar mengatakan, pemerintah bakal fokus menyalurkan bantuan sosial atau bansos kepada kelompok yang benar-benar tidak mampu, terutama lansia dan penyandang disabilitas . Diterangkan bahwa pemerintah mengubah pendekatan penanganan kemiskinan dengan membedakan perlakuan antara kelompok non-produktif dan produktif.

"Bansos akan difokuskan kepada mereka yang benar-benar tidak mampu saja yaitu lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang tidak mungkin bertahan tanpa bantuan negara," ujar Menko Muhaimin atau yang biasa disapa Cak Imin dalam Seminar Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 INDEF dikutip Jumat (21/11).

Muhaimin menjelaskan, kelompok masyarakat yang masih produktif tidak lagi diarahkan pada bantuan sosial jangka panjang. Mereka akan masuk skema pemberdayaan yang menekankan peningkatan kapasitas ekonomi.

Baca Juga: Siap-siap! Penyaluran Subsidi BBM, Listrik, hingga Bansos Bakal Pakai Face Recognition

"Sementara mereka yang masih produktif, akan kita dorong untuk bangkit melalui akses lapangan kerja, peluang usaha, pelatihan, dan dukungan untuk mengembangkan keterampilan," ujarnya.



Ia menegaskan, bahwa pemerintah ingin memastikan bantuan sosial tidak menjadi penopang permanen, melainkan pendorong awal bagi keluarga yang membutuhkan. Muhaimin menekankan, bahwa pendekatan lama harus ditata ulang agar intervensi pemerintah lebih efektif.

"Kita ingin bantuan pemerintah menjadi batu loncatan bukan tempat pemberhentian," katanya.

Baca Juga: 2 Juta Penerima Bansos Dipangkas lewat Pemutakhiran DTSEN, Wamensos Sebut Terus Berjalan

Lebih jauh kebijakan pemberdayaan disebut sebagai bagian dari transformasi strategi nasional dalam mengurangi kemiskinan. Pemerintah menargetkan bahwa seluruh intervensi sosial harus menghasilkan peningkatan pendapatan dan kemandirian yang berkelanjutan.

Selain pergeseran fokus bansos, pemerintah juga mempersiapkan program pelatihan cepat yang ditujukan kepada keluarga miskin ekstrem agar mereka bisa segera terserap ke dunia kerja. Program ini menjadi salah satu pendekatan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial, terutama bagi kelompok masyarakat yang masih memiliki kemampuan produktif.

"Saya sedang mendorong APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) kita untuk membiayai pelatihan cepat untuk keluarga miskin ekstrim," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemberdayaan Inklusif...
Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Indodax Distribusikan...
Indodax Distribusikan Hewan Kurban ke Lima Titik Wilayah di Aceh
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Awas! Indonesia Memasuki...
Awas! Indonesia Memasuki Era Masyarakat Menua, Penduduk Lansia Capai 11,93%
Belanja Pemerintah per...
Belanja Pemerintah per Januari 2026 Tembus Rp227,4 Triliun, Buat Apa?
Inspirasi Wanita Indonesia,...
Inspirasi Wanita Indonesia, Filantropis Sandiana Soemarko Kedepankan Kepedulian Sosial
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Pedagang Lansia Menangis...
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved