Citanusa Garap Proyek Hunian Baru di Kawasan Industri Karawang Barat
Minggu, 30 November 2025 - 19:13 WIB
loading...
Citanusa Group memulai pengembangan kawasan hunian baru di Karawang Barat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Citanusa Group memulai pengembangan kawasan hunian baru "Grahayana Homes" di Karawang Barat dengan prosesi groundbreaking pada Sabtu (29/11/2025). Pengembangan proyek seluas 4 hektar ini menandai ekspansi perusahaan di wilayah yang tengah berkembang pesat.
Pemilihan Karawang Barat sebagai lokasi pengembangan didasari pertumbuhan ekonomi dan demografi yang signifikan. Data BPS Karawang per Agustus 2024 menunjukkan jumlah penduduk bekerja mencapai 1,15 juta orang, dengan sektor manufaktur menyerap 32,22% tenaga kerja.
Baca Juga: Dirjen Pajak Respons Fatwa MUI soal Bumi dan Hunian Tak Layak Kena Pajak
Direktur Citanusa Group, Nerisa Arviana, menekankan bahwa groundbreaking ini merupakan wujud komitmen nyata perusahaan. "Groundbreaking ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata kami dalam memenuhi komitmen kepada konsumen. Kehadiran show unit juga memudahkan calon penghuni melihat langsung kualitas bangunan," ujarnya.
Proyek ini menjawab kebutuhan hunian di kawasan industri yang didominasi penduduk usia produktif. Data mencatat 65,96% dari 2,57 juta penduduk Karawang berada dalam kelompok usia produktif, menciptakan permintaan akan perumahan yang terjangkau dan strategis.
Grahayana Homes menawarkan tiga tipe rumah dengan harga mulai Rp500 jutaan hingga Rp900 jutaan. Kawasan ini dilengkapi Central Garden sebagai ruang interaksi warga, dilengkapi fasilitas olahraga, area bermain anak, dan ruang multifungsi.
Baca Juga: Renovation Expo Indonesia 2025 Tawarkan Solusi Kebutuhan Renovasi Hunian
Lokasi proyek yang hanya berjarak satu menit dari Jl. Tuparev memberikan kemudahan akses menuju pusat perbelanjaan, stasiun kereta, dan fasilitas publik lainnya. Target penyelesaian konstruksi diperkirakan mencapai 18 bulan sejak pemesanan. Dalam tahap awal, Citanusa memasarkan 70 unit dengan target penyerapan 30-35% hingga akhir 2025. Pembangunan difokuskan pada penyelesaian infrastruktur kawasan dan utilitas sebelum memulai konstruksi unit hunian.
Pemilihan Karawang Barat sebagai lokasi pengembangan didasari pertumbuhan ekonomi dan demografi yang signifikan. Data BPS Karawang per Agustus 2024 menunjukkan jumlah penduduk bekerja mencapai 1,15 juta orang, dengan sektor manufaktur menyerap 32,22% tenaga kerja.
Baca Juga: Dirjen Pajak Respons Fatwa MUI soal Bumi dan Hunian Tak Layak Kena Pajak
Direktur Citanusa Group, Nerisa Arviana, menekankan bahwa groundbreaking ini merupakan wujud komitmen nyata perusahaan. "Groundbreaking ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata kami dalam memenuhi komitmen kepada konsumen. Kehadiran show unit juga memudahkan calon penghuni melihat langsung kualitas bangunan," ujarnya.
Proyek ini menjawab kebutuhan hunian di kawasan industri yang didominasi penduduk usia produktif. Data mencatat 65,96% dari 2,57 juta penduduk Karawang berada dalam kelompok usia produktif, menciptakan permintaan akan perumahan yang terjangkau dan strategis.
Grahayana Homes menawarkan tiga tipe rumah dengan harga mulai Rp500 jutaan hingga Rp900 jutaan. Kawasan ini dilengkapi Central Garden sebagai ruang interaksi warga, dilengkapi fasilitas olahraga, area bermain anak, dan ruang multifungsi.
Baca Juga: Renovation Expo Indonesia 2025 Tawarkan Solusi Kebutuhan Renovasi Hunian
Lokasi proyek yang hanya berjarak satu menit dari Jl. Tuparev memberikan kemudahan akses menuju pusat perbelanjaan, stasiun kereta, dan fasilitas publik lainnya. Target penyelesaian konstruksi diperkirakan mencapai 18 bulan sejak pemesanan. Dalam tahap awal, Citanusa memasarkan 70 unit dengan target penyerapan 30-35% hingga akhir 2025. Pembangunan difokuskan pada penyelesaian infrastruktur kawasan dan utilitas sebelum memulai konstruksi unit hunian.
(nng)
Lihat Juga :