Hitung Kerugian Aset Negara Akibat Banjir Sumatera, Kemenkeu Siap Klaim Asuransi
Selasa, 02 Desember 2025 - 18:53 WIB
loading...
A
A
A
Suahasil menegaskan bahwa setelah jumlah kerugian selesai dihitung, pemerintah akan segera mengajukan klaim ke perusahaan asuransi. Baca Juga: Kerugian Ekonomi Imbas Bencana Sumatera Ditaksir Capai Rp68,67 Triliun
“Ini adalah bentuk dari kerja sama yang saya ingin, memang ya namanya asuransi meng-cover risiko. Kalau risikonya terjadi dan dianggap bahwa itu adalah dalam coverage risiko, maka menjadi perlindungan terhadap risiko tersebut,” tegas Suahasil.
Suahasil mengungkapkan bahwa industri asuransi masih memiliki peluang besar untuk berpartisipasi dalam program asuransi BMN. Meskipun nilai pertanggungan asuransi BMN saat ini sudah mencapai Rp61 triliun (dengan premi sebesar Rp100 miliar), nilai aset negara yang berpotensi diasuransikan mencapai Rp250 triliun.
Sebelumnya nilai asuransi BMN di 2019 baru mencapai Rp10,73 triliun yang terus meningkat signifikan pada tahun 2025. “Industri asuransi siap-siap, bukan hanya menerima premi, tetapi juga siap-siap membangun, membuat produk, membangun tata kelola,” kata Suahasil.
“Ini adalah bentuk dari kerja sama yang saya ingin, memang ya namanya asuransi meng-cover risiko. Kalau risikonya terjadi dan dianggap bahwa itu adalah dalam coverage risiko, maka menjadi perlindungan terhadap risiko tersebut,” tegas Suahasil.
Suahasil mengungkapkan bahwa industri asuransi masih memiliki peluang besar untuk berpartisipasi dalam program asuransi BMN. Meskipun nilai pertanggungan asuransi BMN saat ini sudah mencapai Rp61 triliun (dengan premi sebesar Rp100 miliar), nilai aset negara yang berpotensi diasuransikan mencapai Rp250 triliun.
Sebelumnya nilai asuransi BMN di 2019 baru mencapai Rp10,73 triliun yang terus meningkat signifikan pada tahun 2025. “Industri asuransi siap-siap, bukan hanya menerima premi, tetapi juga siap-siap membangun, membuat produk, membangun tata kelola,” kata Suahasil.
(akr)
Lihat Juga :