Jawab Ultimatum Purbaya, Dirjen Bea Cukai Bakal Sikat Pegawai Bandel

Rabu, 03 Desember 2025 - 17:21 WIB
loading...
Jawab Ultimatum Purbaya,...
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama menegaskan, komitmen untuk merombak internal institusi, termasuk memberi sanksi tegas hingga merumahkan pegawai yang terbukti tidak patuh. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Bea dan Cukai , Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama menegaskan, komitmennya untuk merombak internal institusi, termasuk memberi sanksi tegas hingga merumahkan pegawai yang terbukti tidak patuh. Sikap ini disampaikannya merespons sorotan keras Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menyebut Bea Cukai bakal dibekukan jika tidak segera dibenahi.

“Yang masih bandel kita selesaikan itu aja,” tegas Djaka saat ditemui di Kanwil Bea dan Cukai Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Ketika ditanya jumlah pegawai yang telah ditindak, Djaka menyebut prosesnya terus berjalan melalui sejumlah mekanisme internal. “Karena kita ada proses ya. Sudah kita tindak, melalui proses apakah itu dari kepatuhan internal maupun dari Itjen Kementerian Keuangan ,” jelasnya.

Baca Juga: Bos Bea Cukai Bongkar soal Penggeledahan Kejagung: Itu Kasus Lama Masalah Sawit

Djaka menegaskan, optimisme bahwa reformasi Bea Cukai dapat tuntas dalam satu tahun, sebagaimana diminta Purbaya. Ia menyatakan tidak ada ruang bagi pegawai yang ingin tetap bekerja tetapi enggan berbenah.

“Ya, optimis. Harus optimis. Kalau kita nggak optimis, tahun depan kita selesai semua,” ujarnya.

Djaka bahkan menyinggung kemungkinan merumahkan pegawai yang tidak mau berubah.“Apakah pegawai Bea Cukai dirumahkan aja, makan gaji buta. Keinginan Pak Purbaya untuk memperbaiki Bea Cukai, tentu perlu dukungan dari masyarakat semua. Kita memerlukan dukungan dari masyarakat,” tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Rekomendasi
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Berita Terkini
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved