Arab Saudi Siapkan Investasi Besar-besaran di Jepang

Kamis, 04 Desember 2025 - 09:40 WIB
loading...
Arab Saudi Siapkan Investasi...
Putra Mahkota Raja Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Arab Saudi berupaya menarik lebih banyak perusahaan Jepang sebagai bagian dari langkahnya menggencarkan investasi asing guna mendukung agenda diversifikasi ekonomi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi kerajaan untuk memperkuat mitra global dalam merealisasikan transformasi ekonomi jangka panjang.

Baca Juga: 8 Negara Paling Dibenci di Dunia pada 2025, dari Amerika Serikat hingga Arab Saudi

Reuters melaporkan, Dana Investasi Publik (Public Investment Fund/PIF) bernilai hampir USD925 miliar itu sedang bersiap mengalihkan fokus dari proyek real estat yang mendominasi pengembangan ekonomi selama satu dekade terakhir. Strategi baru PIF akan memusatkan perhatian pada sektor logistik, eksploitasi mineral, pariwisata keagamaan serta kecerdasan buatan.

"Jepang, menurut saya, pernah menjadi salah satu mitra terbesar bagi Arab Saudi, dan kami ingin mengembalikan posisi tersebut dengan menghadirkan lebih banyak perusahaan Jepang untuk bekerja bersama kami," ujar Gubernur PIF Yasir Al-Rumayyan dikutip dari Reuters, Kamis (4/12/2025).

Baca Juga: Indonesia dan 6 Negara Mitra Transaksi Tanpa Dolar AS, Nilainya Tembus Rp336 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Rekomendasi
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved