Perizinan Masih Terhambat, REI Minta Dukungan Pemerintah
Jum'at, 05 Desember 2025 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
"Artinya, hingga akhir tahun ini serapan FLPP anggota REI akan mencapai 46% secara nasional. Kami juga berkontribusi pada realisasi rumah komersial secara nasional sebesar 58%," paparnya.
Tetapi, dengan kontribusi sebesar itu, akibat tumpang tindih perizinan di 9 kementerian/lembaga, ratusan perumahan milik anggota REI masih terhambat perizinan. Menurut Joko Suranto, saat ini ada sekitar 314 perumahan anggota REI mandeg. Asosiasi terbesar dan tertua di Indonesia tersebut berharap dukungan dari pemerintah terutama Menteri PKP untuk menyelesaikan hambatan di 314 proyek milik anggota REI.
Minta REI Beri Saran
Menteri PKP pada kesempatan itu mengapresiasi sumbangsih REI terhadap pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dia bahkan meminta asosiasi tersebut untuk memberikan kritik dan masukan apa saja program kementerian yang belum belum optimal dan perlu diperbaiki.
"Kritik saja saya, apa yang kurang dari saya dan kementerian di bidang pembiayaan misalnya, atau di pertanahan, di KUR atau yang lain," ujarnya Menteri Ara saat membuka Rakernas REI 2025 yang dihadiri peserta dan undangan sebanyak 1.000 orang tersebut.
Baca Juga: BPO REI Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8%
Tetapi, dengan kontribusi sebesar itu, akibat tumpang tindih perizinan di 9 kementerian/lembaga, ratusan perumahan milik anggota REI masih terhambat perizinan. Menurut Joko Suranto, saat ini ada sekitar 314 perumahan anggota REI mandeg. Asosiasi terbesar dan tertua di Indonesia tersebut berharap dukungan dari pemerintah terutama Menteri PKP untuk menyelesaikan hambatan di 314 proyek milik anggota REI.
Minta REI Beri Saran
Menteri PKP pada kesempatan itu mengapresiasi sumbangsih REI terhadap pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dia bahkan meminta asosiasi tersebut untuk memberikan kritik dan masukan apa saja program kementerian yang belum belum optimal dan perlu diperbaiki.
"Kritik saja saya, apa yang kurang dari saya dan kementerian di bidang pembiayaan misalnya, atau di pertanahan, di KUR atau yang lain," ujarnya Menteri Ara saat membuka Rakernas REI 2025 yang dihadiri peserta dan undangan sebanyak 1.000 orang tersebut.
Baca Juga: BPO REI Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 8%
Lihat Juga :