Arus Deras Investasi China, KEK Batang Digadang-gadang Jadi Primadona Industri Nasional

Selasa, 09 Desember 2025 - 21:48 WIB
loading...
Arus Deras Investasi...
Gelaran pertemuan bisnis berskala besar di Industrial Areas of Wanxinda, KEK Batang, Jawa Tengah, Selasa (9/12). FOTO/Binti Mufarida
A A A
BATANG - Arus investasi dari China terus menunjukkan peningkatan signifikan, seiring langkah Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) yang membuka ruang lebih luas bagi masuknya industri ke Jawa Tengah. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang disiapkan menjadi salah satu motor penggerak industri nasional pada tahun-tahun mendatang.
Pada gelaran pertemuan bisnis berskala besar di Industrial Areas of Wanxinda, KEK Batang, Selasa (9/12), Formas mempertemukan ratusan investor China dengan para kepala daerah, regulator, pelaku industri, dan perwakilan pemerintah. Agenda tersebut dirancang untuk mengakselerasi realisasi investasi di sektor-sektor prioritas.

Ketua Umum Formas, Yohanes Handojo Budhisedjati, menegaskan bahwa forum tersebut menjadi titik temu strategis antara pemilik proyek prioritas nasional, pemerintah daerah, dan investor asing.

"Kerja sama investasi ini disebut sebagai bagian dari langkah besar menuju Indonesia Emas 2045, peluang kerja sama industri diperkirakan akan terbuka lebih luas serta memberikan dampak langsung bagi pembangunan daerah," ujarnya.



Melalui forum tersebut, peserta memperoleh kesempatan berdialog secara langsung dengan investor Tiongkok. Interaksi tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya jejaring bisnis yang mampu menghasilkan kerja sama konkret lintas sektor. "Formas menekankan bahwa arus investasi akan mendorong pembukaan lapangan kerja baru serta memperkuat stabilitas ekonomi nasional," paparnya.

Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Mari Elka Pangestu, turut menyoroti pesatnya perkembangan KEK Batang yang dinilai telah menjadi magnet baru bagi investasi kawasan. Ia menilai kesiapan infrastruktur industri, insentif fiskal, hingga kemudahan arus barang menjadi keunggulan kompetitif Indonesia di Asia Tenggara.
Mari menambahkan bahwa jika pengembangan KEK Batang berjalan konsisten, Indonesia berpotensi muncul sebagai pusat manufaktur baru di ASEAN bahkan Asia. "Investor global disebut mulai melihat Indonesia sebagai tujuan industri yang lebih stabil dan menjanjikan," katanya.

Baca Juga: KEK Industropolis Batang Berhasil Gaet Investasi Rp22,5 Triliun
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.000 Triliun, Purbaya: Masih Aman
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Rekomendasi
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Berita Terkini
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved