Sabet PEEN 2025 Menegaskan Komitmen LNK Kelola Energi Secara Cerdas

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:30 WIB
loading...
Sabet PEEN 2025 Menegaskan...
PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) percaya bahwa praktik efisiensi energi tidak hanya mendukung keberlanjutan, tetapi juga mendorong produktivitas operasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) meraih dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Efisiensi Energi Nasional (PEEN) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Pencapaian ini dinilai karena pengelolaan energi menjadi salah satu fondasi penting bagi industri manufaktur dalam menjaga efisiensi operasional, daya saing, serta turut kontribusi terhadap pengurangan emisi.

Sesuai dengan PP No. 33 Tahun 2023 tentang konservasi energi, PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) melakukan langkah strategis untuk melestarikan sumber daya dan mengurangi dampak lingkungan melalui penerapan manajemen energi yang terpadu.

Hal ini penting dilakukan mengingat bahwa industri manufaktur merupakan salah satu penyumbang konsumsi energi tertinggi, yakni mencapai 45.94% dari total konsumsi energi nasional. Inisiatif ini sejalan dengan target pemerintah menuju Net Zero Emission 2060 dan target pengurangan emisi hingga 1.5 GtCO2e pada 2035.

Baca Juga: 4 Bulan Lesu, Sektor Manufaktur Indonesia Mencoba Pulih

Tahun ini LNK menjadi satu-satunya perusahaan manufaktur di bidang pangan yang mendapatkan apresiasi Pemenang Sub Kategori Inovasi Khusus pada Manajemen Energi di Industri, melalui inovasi pada sistem Clean In Place (CIP) dalam proses produksi Inovasi ini berhasil mengurangi penggunaan air sebanyak 30%, mengurangi penggunaan energi listri sebanyak hampir 60% dan mengurangi emisi CO2 sebesar 56%.

Penyerahan Apresiasi Efisiensi Energi Nasional Sub Kategori Inovasi Khusus pada Manajemen Energi di Industri oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum, IR. Diana Kusumastuti, M.T, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Prof. Eniya Listiani Dewi, dan Kepala Badan Standarisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian, Emmy Suryandari S.T, M.T.



Juara 3 Kategori Gedung Hijau Kecil dan Menengah, sebuah pengakuan atas penerapan upaya penghematan energi di lingkungan kantor, optimalisasi sistem bangunan, serta elemen desain yang mendukung prinsip green building. Dari peningkatkan efisiensi sistem tata udara saja, LNK sudah menghemat energi sebesar 35.5%. Selain itu LNK juga menggunakan bauran energi terbarukan dari panel surya yang mampu menyumbang setara lebih dari 10% total konsumsi energi tahunan gedung.

Penyerahan Apresiasi Efisiensi Energi Nasional Kateori Gedung Hijau Kecil dan Menengah oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Prof. Eniya Listiani Dewi

Pencapaian ini diberikan pada Jumat, 5 Desember 2025 oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum, IR. Diana Kusumastuti, M.T, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Prof. Eniya Listiani Dewi, dan Kepala Badan Standarisasi dan Kebijakan Jasa Industri Kementerian Perindustrian dalam perhelatan “Temu Stakeholder dan Apresiasi Keberhasilan Pengelola Gedung dan Industri Bidang Konservasi Energi Tahun 2025” di Hotel Borobudur, Jakarta.

Pencapaian ini menegaskan langkah LNK dalam meningkatkan efisiensi energi melalui pendekatan operasional dan inovasi teknologi, sekaligus memperkuat kesiapan perusahaan menuju praktik industri yang lebih berkelanjutan. Energy Management Manager LNK, Imron Affandi mengatakan, penghargaan ini menunjukkan komitmen LNK untuk terus berinovasi dan mengelola energi secara lebih cerdas.

"Kami percaya bahwa praktik efisiensi energi tidak hanya mendukung keberlanjutan, tetapi juga mendorong produktivitas operasional. Dengan pengelolaan energi yang tepat, perusahaan dapat tumbuh lebih efisien sekaligus berkontribusi pada industri yang lebih hijau dan berkelanjutan," ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut, Eniya menyatakan, salah satu cara tercepat dan termudah untuk menurunkan emisi adalah melalui efisiensi energi. Dengan melakukan hal-hal sederhana dalam penggunaan energi secara lebih efisien, kita dapat mengurangi emisi hingga 37%.

Ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antar lembaga untuk mendukung konservasi energi dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) melalui peningkatan wawasan, penyelarasan kebijakan dan skema insentif.

Selain penghargaan pada ajang PEEN, LNK juga menorehkan prestasi lain di bidang operasional dan keselamatan kerja. Tahun ini, LNK meraih 1 Emas, 1 Perak, dan 1 Perunggu dalam Kompetisi 5R/5S Antar Perusahaan Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Di bidang keselamatan kerja.

Baca Juga: Jos Gandos! Gedung Kementerian ESDM Raih Penghargaan Hemat Energi se-ASEAN

LNK juga menerima Bendera Emas SMK3 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja tingkat lanjutan. Prestasi ini semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga standar operasi yang bersih, tertib, aman, dan berkelanjutan.

Penyerahan penghargaan 5R/ 5S oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur kepada Primasta Wendhasari, Supervisor Corporate Affair PT Lautan Natural Krimerindo

Dalam 5 tahun ke depan, LNK memiliki target untuk menurunkan intensitas energi hingga 10% melalui proses digitalisasi dan transisi energi. LNK akan terus mengembangkan program penghematan energi di seluruh fasilitas, melakukan perbaikan berkelanjutan, serta menerapkan teknologi yang mendukung konservasi energi.

Selain itu LNK menegaskan dedikasi perusahaan dalam menerapkan praktik kerja yang aman, dan efisien untuk mencapai visinya menghadirkan produk pangan inovatif yang berkelanjutan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
20 Tahun di Oman, Medco...
20 Tahun di Oman, Medco Energi Tegaskan Komitmen Jangka Panjang
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
AKLI Siap Dukung Percepatan...
AKLI Siap Dukung Percepatan Pengembangan Energi Listrik Nasional
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Rekomendasi
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Berita Terkini
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
AirNav Gandeng AdMedika...
AirNav Gandeng AdMedika Permudah Akses Layanan Kesehatan Karyawan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved