Danantara Resmi Teken Kerja Sama dengan Yordania, Jajaki Peluang Investasi ke Luar Negeri
Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, stabilitas iklim investasi Yordania yang terjaga serta kejelasan arah kebijakan pembangunan nasional menjadikan negara tersebut mitra yang kuat dan potensial. Kolaborasi ini dipandang sebagai awal dari keterlibatan yang lebih luas dan bertahap, di mana kedua negara dapat bersinergi untuk membuka sumber pertumbuhan baru di masa depan.
"Kerja sama ini kami yakini akan berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang bermakna, mendukung agenda pembangunan Yordania sekaligus membuka peluang nilai tambah baru bagi Indonesia," kata Rosan. "Kesepakatan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal dari keterlibatan strategis yang akan terus tumbuh dari waktu ke waktu," sambungnya.
Baca Juga: Bos Danantara Ungkap Alasan di Balik Rencana Keterlibatan Merger GoTo-Grab
Menteri Investasi Yordania, H.E. Dr. Tareq Abu Ghazaleh, menyambut positif kerja sama ini dan menegaskan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan arahan Raja Abdullah II, khususnya pascakunjungan kenegaraan ke Indonesia yang menyoroti peluang penguatan kerja sama dengan Danantara Indonesia.
Ia juga menekankan keunggulan strategis Yordania, mulai dari kualitas sumber daya manusia, ketersediaan sumber daya alam, posisi geografis yang strategis, hingga kerangka regulasi yang mendukung, sebagai fondasi kuat bagi realisasi proyek-proyek investasi berskala besar dan berkelanjutan.
"Kerja sama ini kami yakini akan berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang bermakna, mendukung agenda pembangunan Yordania sekaligus membuka peluang nilai tambah baru bagi Indonesia," kata Rosan. "Kesepakatan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal dari keterlibatan strategis yang akan terus tumbuh dari waktu ke waktu," sambungnya.
Baca Juga: Bos Danantara Ungkap Alasan di Balik Rencana Keterlibatan Merger GoTo-Grab
Menteri Investasi Yordania, H.E. Dr. Tareq Abu Ghazaleh, menyambut positif kerja sama ini dan menegaskan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan arahan Raja Abdullah II, khususnya pascakunjungan kenegaraan ke Indonesia yang menyoroti peluang penguatan kerja sama dengan Danantara Indonesia.
Ia juga menekankan keunggulan strategis Yordania, mulai dari kualitas sumber daya manusia, ketersediaan sumber daya alam, posisi geografis yang strategis, hingga kerangka regulasi yang mendukung, sebagai fondasi kuat bagi realisasi proyek-proyek investasi berskala besar dan berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :