Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025

Selasa, 16 Desember 2025 - 15:26 WIB
loading...
Membaca Peluang Tipis...
Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuannya (BI-rate) di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang akan berlangsung pada 16-17 Desember 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuan ( BI-rate ) di level 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang akan berlangsung pada 16-17 Desember 2025. Meskipun ada peluang pemangkasan, momentum tersebut dinilai masih 50:50, dengan kecenderungan ditahan.

Chief Economist PT Bank Central Asia Tbk (BCA), David Sumual menjelaskan, bahwa kebijakan moneter Indonesia sudah mengambil langkah front loading (pelonggaran agresif di awal). "Nah kalau kita sebenarnya sudah melakukan front loading ya. Pemerintah sudah menurunkan juga dan kita udah nurunin 3 kali. Udah 158 poin kalau sejak tahun lalu," ujar David dalam Bincang Bareng Media, dikutip Selasa (16/12/2025).

Baca Juga: BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama

Menurut David, peluang pemangkasan suku bunga pada Desember ini masih terbilang tipis. "Nah ini di Desember ini sebenarnya peluangnya 50-50 lah. Tapi menurut saya sih kemungkinan masih akan ditahan oleh bank sentral," imbuhnya.

David menyebut bahwa keputusan BI untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga akan sangat bergantung pada arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), khususnya The Federal Reserve (The Fed).

“(Karena) Proyeksi kuartal II pasca terpilihnya Fed chairman yang baru,” ungkapnya.

Baca Juga: The Fed Pangkas Suku Bunga Acuan, Ketiga Kalinya Sepanjang 2025

Sebagai informasi, suku bunga acuan BI-rate saat ini berada di level 4,75%. Sejak awal tahun 2025, BI telah memangkas suku bunga sebanyak 125 basis poin (bps), melanjutkan tren pelonggaran yang sudah dimulai tahun sebelumnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved