Siaga! 120 Juta Perjalanan Bakal Ramaikan Nataru 2025/2026, Puncak Arus 24-25 Desember

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:53 WIB
loading...
Siaga! 120 Juta Perjalanan...
Selain lonjakan mobilitas, Menko AHY juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu perjalanan selama masa libur akhir tahun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah memproyeksikan sebanyak 120 juta perjalanan akan terjadi selama periode Natal dan Tahun Baru ( Nataru ) 2025/2026. Proyeksi tersebut disampaikan Menteri Koordinator (Menko), Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ).

Ia mengungkapkan, puncak arus perjalanan diperkirakan berlangsung pada 24-25 Desember 2025, sementara arus balik diprediksi terjadi pada 2–4 Januari 2026. Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan diminta berada dalam kondisi siaga penuh demi memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat.

Selain lonjakan mobilitas, Menko AHY juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu perjalanan selama masa libur akhir tahun. Baca Juga: H-6 Libur Natal 2025, Volume Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jabar Alami Peningkatan

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah telah menyiapkan operasi modifikasi cuaca sesuai rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemerintah juga disebutnya telah menyiagakan 440 unit alat berat dan 137 titik material di berbagai wilayah rawan bencana.

“Arahan Presiden jelas, sistem peringatan dini harus bekerja dan daerah harus siap secara operasional maupun teknis. Pada puncak libur dan arus balik, semua sumber daya harus siap digerakkan,” tegas Menko AHY dalam keterangan resminya, Sabtu (20/12/2025).

Menko AHY turut mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang terus terjalin antara kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, aparat keamanan, BMKG, serta BUMN.

Baca Juga: Bahlil: Yang Mau Natal Jangan Pikirkan Stok BBM, LPG, dan Listrik! Semua Aman

Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan kesiapsiagaan, efektivitas kebijakan, serta koordinasi di lapangan selama periode Nataru.

“Kerja bersama inilah yang memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan mobilitas masyarakat selama Nataru tetap aman dan terkendali,” pungkas Menko AHY.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Ecosperity Week 2026...
Ecosperity Week 2026 di Singapura, Menko AHY Ungkap Kunci Ketahanan dan Infrastruktur Berkelanjutan Asia
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
AHY Ungkap Benefit Kereta...
AHY Ungkap Benefit Kereta Cepat Surabaya Lebih Terasa: Akan Mengubah Peta Pembangunan
Kereta Cepat Surabaya...
Kereta Cepat Surabaya Tak Akan Dibangun Sebelum Utang Whoosh Tuntas
AHY Mendorong Percepatan...
AHY Mendorong Percepatan Penggunaan Avtur Minyak Jelantah
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Rekomendasi
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Hasil Seleksi OSN-K...
Hasil Seleksi OSN-K SD dan SMP 2026 Diumumkan, Ini Link Resmi Pengumuman
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Berita Terkini
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved