Insentif Dicabut Tahun Depan, Tren Kendaraan Listrik Bakal Ditinggal?
Rabu, 31 Desember 2025 - 15:38 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ganjar Sebut Insentif Mobil Listrik Tak Tepat, Pembelinya Orang Kaya
Ia menambahkan bahwa ketidakpastian geopolitik global sering kali berdampak langsung pada harga minyak mentah dunia. Dalam situasi tersebut, setiap kebijakan yang berpotensi meningkatkan konsumsi BBM impor perlu dipertimbangkan secara cermat.
“Indonesia masih belum stabil, sehingga masih butuh insentif dari pemerintah. Tujuannya agar masyarakat beralih dari (kendaraan) bahan bakar fosil ke listrik,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, pola adopsi kendaraan listrik yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa insentif menjadi pendorong awal sebelum kendaraan listrik benar-benar dipilih karena kebutuhan. Selain itu, pengguna mobil listrik di Indonesia saat ini masih terbatas pada kelompok tertentu.
“Kalau seandainya insentif dicabut pada saat masa pertumbuhan, ya kemungkinan besar masyarakat akan beralih kembali ke mobil berbahan bakar minyak,” tandasnya.
Ia menambahkan bahwa ketidakpastian geopolitik global sering kali berdampak langsung pada harga minyak mentah dunia. Dalam situasi tersebut, setiap kebijakan yang berpotensi meningkatkan konsumsi BBM impor perlu dipertimbangkan secara cermat.
“Indonesia masih belum stabil, sehingga masih butuh insentif dari pemerintah. Tujuannya agar masyarakat beralih dari (kendaraan) bahan bakar fosil ke listrik,” ujarnya.
Menurut Ibrahim, pola adopsi kendaraan listrik yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa insentif menjadi pendorong awal sebelum kendaraan listrik benar-benar dipilih karena kebutuhan. Selain itu, pengguna mobil listrik di Indonesia saat ini masih terbatas pada kelompok tertentu.
“Kalau seandainya insentif dicabut pada saat masa pertumbuhan, ya kemungkinan besar masyarakat akan beralih kembali ke mobil berbahan bakar minyak,” tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :