Dari Kampus ke Industri, BKI dan Universitas Pattimura Gelar Pelatihan Marine Surveyor

Rabu, 07 Januari 2026 - 15:34 WIB
loading...
Dari Kampus ke Industri,...
BKI bekerja sama dengan Unpatti menyelenggarakan Pelatihan Marine Surveyor sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang survei kelautan dan pemeriksaan teknis maritim. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti) menyelenggarakan Pelatihan Marine Surveyor sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang survei kelautan dan pemeriksaan teknis maritim . Pelatihan yang berlangsung di Fakultas Teknik Unpatti ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan dasar yang relevan dengan kebutuhan dunia industri maritime.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BKI, Arif Bijaksana Prawira Negara; Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Teknik Unpatti, Nil Edwin Maitimu, S.T., M.T.; serta Dosen Bidang Keahlian Marine Engineering, Fakultas Teknik Unpatti, Novitha L. Th. Thenu. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mempersiapkan tenaga kerja maritim yang kompeten.

Baca Juga: BKI dan TNI AL Perkuat Sinergi Bahas Kolaborasi Keamanan Maritim

Dalam sambutannya, Arif Bijaksana Prawira Negara menekankan, bahwa peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi profesional merupakan kebutuhan mendesak bagi mahasiswa teknik. Menurutnya, industri saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan teknis tambahan.



Selain kemampuan teknis, Arif juga menyoroti pentingnya soft skills seperti komunikasi, pengambilan keputusan, kerja sama, serta pengalaman organisasi. “Industri menilai karakter dan etika kerja sama pentingnya dengan kemampuan teknis,” ujarnya.

Ia berharap pelatihan ini memberi manfaat nyata sekaligus membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara BKI dan Unpatti.

Wakil Dekan Fakultas Teknik Unpatti, Nil Edwin Maitimu menyampaikan, bahwa kebutuhan tenaga terampil bersertifikat terus meningkat, terutama pada proyek-proyek industri besar, termasuk perusahaan yang beroperasi di Blok Masela. Ia menegaskan bahwa ijazah saja tidak lagi memadai untuk memenuhi tuntutan kompetensi industri.

“Yang utama adalah keahlian yang dimiliki,” tegasnya.

Ia berharap pelatihan marine surveyor ini dapat membantu mahasiswa memenuhi standar kompetensi industri sekaligus memperluas peluang kerja mereka. Baca Juga: Rayakan 61 Tahun, BKI Melaju Perkuat Industri Maritim dan Perluas Layanan

Dosen Bidang Keahlian Marine Engineering, Fakultas Teknik Unpatti, Novitha L. Th. Thenu menjelaskan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari skema kedua Beasiswa Indonesia Emas yang diselenggarakan oleh IDSurvey Group, Holding BUMN Jasa Survei yang terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT SUCOFINDO (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero).

Pelatihan Marine Surveyor dilaksanakan oleh BKI Academy dengan menghadirkan instruktur berpengalaman dari berbagai daerah. Kegiatan ini diikuti 20 peserta dari tiga program studi terkait, dengan materi yang mencakup testing, inspection, dan certification sebagai tiga elemen utama profesi marine surveyor.

Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman tambahan terkait konstruksi kapal (hull construction), regulasi International Maritime Organization (IMO), serta aturan internasional lainnya di bidang perkapalan.

Pada akhir pelatihan, peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari BKI sebagai bukti kompetensi profesional yang dapat digunakan ketika memasuki industri maritim. Sertifikat ini menjadi nilai tambah penting bagi lulusan Fakultas Teknik Unpatti dalam menghadapi persaingan tenaga kerja yang semakin ketat dan berbasis keahlian.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Prabowo: Puluhan Ribu...
Prabowo: Puluhan Ribu Kapal Asing Tiap Malam Mengambil Kekayaan RI secara Ilegal
BKI Gelar Sidang KOMTEK,...
BKI Gelar Sidang KOMTEK, Pastikan Aturan Klasifikasi Relevan bagi Industri Maritim
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Surveyor Indonesia dan...
Surveyor Indonesia dan ICDX Perkuat Ekosistem Renewable Energy Certificate Nasional
Surveyor Indonesia Perkuat...
Surveyor Indonesia Perkuat Peran ESG Assurance untuk Dorong Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Hijau
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pemkot Bontang Buka...
Pemkot Bontang Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan
Wamen Pariwisata: MAX...
Wamen Pariwisata: MAX 2026 Tonggak Pengembangan Wisata Bahari Indonesia
Rekomendasi
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved