IHSG Pekan Ini Bakal di Rentang 9.000-9.200, Aliran Modal Asing Masih Deras
Senin, 19 Januari 2026 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, aliran modal asing terpantau masih deras masuk ke pasar keuangan dalam negeri. Sepanjang sepekan terakhir, investor asing membukukan beli bersih (net buy) mencapai Rp3,2 triliun.
Arus dana ini mencerminkan kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi Indonesia, di mana penjualan ritel November 2025 tumbuh 6,3% secara tahunan (year-on-year/yoy), laju tercepat sejak Maret 2024. Baca Juga: 10 Saham Paling Cuan dalam Sepekan saat IHSG Sentuh Rekor Tertinggi Baru
Secara global, pelaku pasar juga akan memantau rilis pertumbuhan ekonomi China kuartal IV 2025 yang diperkirakan berada di angka 4,4% (yoy), serta data inflasi AS (Core PCE Price Index) yang menjadi rujukan utama Federal Reserve dalam menentukan kebijakan suku bunga.
Merespons kondisi pasar yang terkonsolidasi, IPOT merekomendasikan strategi investasi pada saham-saham yang menjadi incaran asing serta instrumen pendapatan tetap.
JPFA (Buy): Saham unggas ini diprediksi mendapat katalis positif dari lonjakan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026.
"Kenaikan alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 menjadi Rp335 triliun, melonjak lebih dari 5 kali lipat dibandingkan realisasi tahun lalu Rp51,5 triliun, menjadi katalis struktural yang sangat kuat bagi JPFA," ungkap Imam.
Arus dana ini mencerminkan kepercayaan global terhadap fundamental ekonomi Indonesia, di mana penjualan ritel November 2025 tumbuh 6,3% secara tahunan (year-on-year/yoy), laju tercepat sejak Maret 2024. Baca Juga: 10 Saham Paling Cuan dalam Sepekan saat IHSG Sentuh Rekor Tertinggi Baru
Secara global, pelaku pasar juga akan memantau rilis pertumbuhan ekonomi China kuartal IV 2025 yang diperkirakan berada di angka 4,4% (yoy), serta data inflasi AS (Core PCE Price Index) yang menjadi rujukan utama Federal Reserve dalam menentukan kebijakan suku bunga.
Merespons kondisi pasar yang terkonsolidasi, IPOT merekomendasikan strategi investasi pada saham-saham yang menjadi incaran asing serta instrumen pendapatan tetap.
JPFA (Buy): Saham unggas ini diprediksi mendapat katalis positif dari lonjakan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026.
"Kenaikan alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 menjadi Rp335 triliun, melonjak lebih dari 5 kali lipat dibandingkan realisasi tahun lalu Rp51,5 triliun, menjadi katalis struktural yang sangat kuat bagi JPFA," ungkap Imam.
Lihat Juga :