Bitcoin Koreksi ke Bawah Rp1,5 Miliar, Tensi Geopolitik Global Picu Aksi Jual

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:06 WIB
loading...
Bitcoin Koreksi ke Bawah...
Vice President Indodax Antony Kusuma. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah dan turun ke bawah level psikologis USD90.000 atau setara Rp1,5 miliar pada perdagangan Rabu (21/1), seiring meningkatnya tensi geopolitik dan aksi jual di pasar aset berisiko. Pelemahan ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap eskalasi perang tarif Amerika Serikat (AS) terhadap Eropa, yang dikaitkan dengan tekanan Washington kepada Denmark agar mempertimbangkan kembali kendalinya atas Greenland, serta gejolak di pasar obligasi Jepang yang memicu sentimen risk-off secara luas.

Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin sempat menyentuh kisaran USD87.000 sebelum bergerak fluktuatif. Tekanan tidak hanya terjadi di pasar kripto, tetapi juga meluas ke pasar saham global. Indeks utama Wall Street, termasuk S&P 500 dan Nasdaq, ditutup melemah lebih dari dua persen, sementara imbal hasil obligasi pemerintah bergejolak dan harga emas melonjak sebagai aset lindung nilai.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menilai pergerakan ini mencerminkan keterkaitan kripto yang semakin erat dengan dinamika makroekonomi dan geopolitik global. "Dalam situasi seperti ini, Bitcoin tidak berdiri sendiri. Ketika pasar global masuk ke fase risk-off akibat ketegangan geopolitik, kebijakan perdagangan, dan tekanan di pasar obligasi, aset berisiko cenderung mengalami koreksi secara bersamaan akibat aksi jual," ujar Antony dalam pernyataannya, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga: Indodax Catatkan Proof of Reserves Senilai Rp18 Triliun

Menurut Antony, kepanikan jangka pendek kerap muncul ketika investor global berusaha menyeimbangkan ulang portofolio investasi mereka di tengah ketidakpastian. Hal ini terlihat dari meningkatnya volatilitas, lonjakan volume perdagangan, serta tekanan di pasar derivatif kripto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
OKX Rilis Agent TradeKit,...
OKX Rilis Agent TradeKit, Permudah Integrasi AI ke Bursa Kripto
Bitcoin Pizza Day 2026,...
Bitcoin Pizza Day 2026, Indodax Pastikan Industri Kripto Kian Matang
Catcrs Luncurkan Dana...
Catcrs Luncurkan Dana Darurat untuk Antisipasi Risiko Kripto
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Peluncuran CFX10 Tandai...
Peluncuran CFX10 Tandai Babak Baru Industri Kripto Indonesia
Polda Jateng Gandeng...
Polda Jateng Gandeng FBI Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Lintas Negara Beromzet Rp41,1 Miliar
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Menyambut Tahun Ajaran...
Menyambut Tahun Ajaran Baru dengan Senyuman dan Solusi Finansial BRI Multiguna
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Infografis
Petinju Terbaik 2024...
Petinju Terbaik 2024 yang Berusia 25 Tahun ke Bawah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved