Bos BEI Angkat Bicara Imbas IHSG Ambruk, Investor Panik Pasca Pengumuman MSCI
Rabu, 28 Januari 2026 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, BEI bersama OJK dan KSEI juga mengusulkan sejumlah opsi agar MSCI tetap dapat menghitung free float secara lebih akurat, termasuk dengan menggunakan data dari KSEI yang mencakup kepemilikan saham di bawah dan di atas 5%.
Menurut Iman, mulai 2 Januari 2026 BEI telah menampilkan data free float yang lebih tersegmentasi dan komprehensif, tidak lagi hanya dalam satu agregat, melainkan per segmen sesuai kategori kepemilikan. "Data free float per segmen sekarang sudah ditampilkan. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan transparansi," jelasnya.
Baca Juga: Pasar Saham Dibuka Berdarah-darah, IHSG Rontok Lebih 6% Pagi Ini
Namun demikian, MSCI menilai data yang diusulkan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan metodologi mereka. Jika hingga Mei 2026 data yang diminta belum dapat dipenuhi, MSCI berpotensi menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market.
"Kalau sampai Mei tidak terpenuhi, mereka menyampaikan potensi penurunan peringkat. Ini yang menjadi perhatian serius kami," kata Iman.
Saat ini Indonesia berada di kategori Emerging Market bersama negara seperti Malaysia, sementara jika diturunkan akan sejajar dengan Vietnam dan Filipina dalam klasifikasi Frontier Market.
Menurut Iman, mulai 2 Januari 2026 BEI telah menampilkan data free float yang lebih tersegmentasi dan komprehensif, tidak lagi hanya dalam satu agregat, melainkan per segmen sesuai kategori kepemilikan. "Data free float per segmen sekarang sudah ditampilkan. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan transparansi," jelasnya.
Baca Juga: Pasar Saham Dibuka Berdarah-darah, IHSG Rontok Lebih 6% Pagi Ini
Namun demikian, MSCI menilai data yang diusulkan belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan metodologi mereka. Jika hingga Mei 2026 data yang diminta belum dapat dipenuhi, MSCI berpotensi menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market.
"Kalau sampai Mei tidak terpenuhi, mereka menyampaikan potensi penurunan peringkat. Ini yang menjadi perhatian serius kami," kata Iman.
Saat ini Indonesia berada di kategori Emerging Market bersama negara seperti Malaysia, sementara jika diturunkan akan sejajar dengan Vietnam dan Filipina dalam klasifikasi Frontier Market.
Lihat Juga :