Negosiasi Dagang RI-AS Tuntas, Tinggal Tunggu Pertemuan Trump dan Prabowo

Senin, 02 Februari 2026 - 17:50 WIB
loading...
Negosiasi Dagang RI-AS...
Negosiasi dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat tinggal menunggu pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Prabowo. FOTO/AP
A A A
SENTUL - Pemerintah Indonesia memastikan seluruh substansi negosiasi dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat telah rampung. Proses tersebut kini memasuki tahap penyelarasan naskah hukum sebelum ditandatangani secara resmi oleh kedua negara.

"Negosiasi dengan Amerika seluruh pembicaraan sebetulnya sudah selesai. Tinggal fine tuning di legal drafting. Dan berikutnya tinggal menunggu jadwal yang akan ditentukan, jadwal bersama antara Bapak Presiden (Prabowo) dan Presiden Trump," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Sentul, Senin (2/2/2026).

Baca Juga: Khamenei Ancam Perang Besar Akan Terjadi di Timur Tengah jika AS Gelar Invasi ke Iran

Airlangga menjelaskan, penandatanganan kesepakatan akan dilakukan setelah terdapat kepastian jadwal pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penyesuaian agenda kedua kepala negara menjadi faktor utama dalam penentuan waktu finalisasi kesepakatan tersebut.



Meski negosiasi telah selesai, pemerintah belum dapat mengungkapkan nilai investasi maupun manfaat ekonomi yang diperoleh Indonesia. Hal itu lantaran kedua pihak masih terikat perjanjian kerahasiaan atau Non-Disclosure Agreement (NDA). "Dapetnya belum. Nanti belum, karena kita masih ada Non-Disclosure Agreement. Baru di-disclose sesudah ditandatangani," kata Airlangga.

Terkait mundurnya jadwal pertemuan dari rencana awal, Airlangga menyebut dinamika agenda global menjadi penyebabnya. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah prioritas penandatanganan kesepakatan perdamaian dunia yang tengah berlangsung.

Baca Juga: Utang AS Bengkak Tembus Rp637.393 Triliun, Ray Dalio Ingatkan Runtuhnya Sistem Moneter Global

Ia juga menegaskan bahwa isu perdamaian global tersebut tidak berkaitan langsung dengan pembahasan tarif dagang, meskipun menjadi perhatian utama dalam berbagai forum internasional. Menurut Airlangga, isu konflik global seperti perang di Ukraina dan Gaza turut memengaruhi agenda para pemimpin dunia.

Hingga kini, pemerintah masih menunggu kepastian jadwal pertemuan bilateral kedua presiden. Kesepakatan dagang RI–AS tersebut diharapkan dapat memperkuat kinerja perdagangan nasional di tengah ketidakpastian kebijakan tarif global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Rekomendasi
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Berita Terkini
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved