Purbaya: Ekonomi Indonesia Solid, Lebih Unggul dari Banyak Negara

Rabu, 04 Februari 2026 - 20:17 WIB
loading...
Purbaya: Ekonomi Indonesia...
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur positif di tengah ketidakstabilan global yang masih tinggi. Ia menilai kinerja ekonomi nasional relatif lebih baik dibandingkan banyak negara lain.

"Dalam konteks global, posisi Indonesia lebih baik dari banyak negara. Pada kuartal III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di 5,04%, lebih tinggi dibandingkan dengan banyak negara," katanya usai Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga: KPK OTT Pejabat Pajak, Purbaya Tak Akan Minta Tolong Presiden

Menurut Purbaya, capaian tersebut mencerminkan mesin pertumbuhan ekonomi nasional yang masih solid, dengan konsumsi rumah tangga, investasi, serta transformasi industri tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ia menambahkan, di tengah kondisi global yang diliputi ketidakpastian, Indonesia masih dipersepsikan positif sebagai negara emerging economy dengan kombinasi pertumbuhan yang relatif tinggi, stabilitas harga yang terjaga, serta risiko ekonomi yang terkendali.

"Dengan situasi global yang mulai lebih bersahabat dari sisi suku bunga dan posisi relatif Indonesia yang semakin kuat dalam global supply chain, kita berada pada jalur yang tepat untuk menjaga momentum ekspansi ekonomi yang berkelanjutan, tentunya dengan tetap waspada terhadap berbagai risiko yang kita hadapi," tegasnya.



Purbaya menilai kondisi global mulai menunjukkan perbaikan, terutama dari arah kebijakan suku bunga yang cenderung lebih akomodatif, sehingga membuka ruang bagi ekspansi aktivitas ekonomi dunia.

Baca Juga: Purbaya soal KPK OTT Pegawai Pajak di Banjarmasin: Pintu Masuk Pembenahan Sistem

Meski demikian, ia mengingatkan ruang akselerasi pertumbuhan global pada 2026 masih terbatas akibat berbagai risiko, mulai dari dinamika geopolitik, persaingan sumber daya strategis, perbedaan kebijakan moneter, keterbatasan fiskal, hingga risiko perubahan iklim dan disrupsi teknologi, termasuk kecerdasan buatan.

Ia juga mengungkapkan sejumlah lembaga internasional memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global yang moderat. Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan global naik tipis dari 2,3% pada 2025 menjadi 2,4% pada 2026, sementara Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan global dari 3,2% menjadi 3,1%.

"Proyeksi Fed Fund Rate dalam tren penurunan ke 3,5% pada 2026 dan 3,0% dalam jangka panjang. Potensi aliran likuiditas modal ke emerging market akan meningkat, namun volatilitas jangka pendek harus terus diantisipasi," ungkap Purbaya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Keponakan Bupati Muara...
Keponakan Bupati Muara Enim Ikut Jadi Tersangka dalam OTT KPK
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Berita Terkini
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved