Perkuat Tata Kelola, REAL Fokus Bangun Kepercayaan Investor

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:05 WIB
loading...
Perkuat Tata Kelola,...
PT Repower Asia Indonesia Tbk. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Repower Asia Indonesia Tbk menegaskan komitmen memperkuat tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) sebagai bagian dari strategi membangun kepercayaan investor dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Manajemen menyatakan menghormati dan menerima keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta berkomitmen menuntaskan seluruh kewajiban sesuai ketentuan dan tenggat waktu yang ditetapkan regulator.

"Ini adalah momentum bagi kami untuk melakukan pembenahan internal yang lebih komprehensif, dengan fokus pada penguatan GCG agar operasional perusahaan semakin terstruktur, akuntabel, dan berorientasi jangka panjang," ujar Manajemen Repower Asia dalam keterangan resmi, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga: Di Tengah Investor Sell Off Asing, Saham REAL Diam-diam Diborong Besar

Respons kooperatif terhadap regulator dinilai pelaku pasar sebagai langkah penting dalam mitigasi risiko, khususnya di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap isu kepatuhan, transparansi, dan tata kelola. Penguatan GCG diyakini dapat menurunkan governance risk premium serta membuka ruang pemulihan persepsi (perception recovery).



Dalam jangka menengah, langkah tersebut berpotensi menjadi dasar re-rating valuasi saham, sekaligus memperkuat posisi perseroan di pasar modal. Manajemen menekankan bahwa kepatuhan regulator dan tata kelola yang solid merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan usaha.

Baca Juga: Laba REAL Melonjak 43%, Sinyal Kebangkitan Emiten Properti di Tengah Pasar Stagnan

Seiring pembenahan internal, Repower Asia juga menegaskan komitmen melanjutkan strategi pengembangan bisnis guna menjaga daya saing dan prospek pertumbuhan jangka panjang. Kombinasi kepatuhan, tata kelola yang lebih kuat, dan kesinambungan strategi usaha diharapkan mampu membangun kembali kepercayaan investor terhadap perseroan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Buka BRImo, Langsung...
Buka BRImo, Langsung Jadi Investor Syariah bareng Syailendra Capital!
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved