Terima Laporan Harga Pangan Naik, Amran Turun Langsung ke Pasar Kebayoran
Jum'at, 20 Februari 2026 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
"Ini minyak goreng tertulis Rp15.700. Tapi dijual tadi Rp19.000. Ini kami minta Pak Dirkrimsus, aku serahkan ini diproses hukum, segel unit usahanya. Tapi jangan pak penjual pengecernya nggak boleh. Ini akan ditelusuri," tegasnya.
Baca Juga: 39.000 Hektare Sawah Pascabencana di Sumatera Kembali Ditanami
Lebih lanjut, Amran memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman dan lebih dari cukup. Ia menyebut pasokan telah dipersiapkan sejak sebelum Ramadan. Mentan juga menegaskan tidak ada alasan harga minyak goreng naik di dalam negeri, mengingat Indonesia merupakan salah satu eksportir minyak terbesar di dunia.
"Kita mengekspor minyak ke seluruh dunia. Kenapa naik? Nggak ada alasan minyak goreng naik di Indonesia. Enggak boleh diberi ampun. Bagi orang yang ingin memanfaatkan bulan suci Ramadan itu harus ditindak," pungkasnya.
Baca Juga: 39.000 Hektare Sawah Pascabencana di Sumatera Kembali Ditanami
Lebih lanjut, Amran memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman dan lebih dari cukup. Ia menyebut pasokan telah dipersiapkan sejak sebelum Ramadan. Mentan juga menegaskan tidak ada alasan harga minyak goreng naik di dalam negeri, mengingat Indonesia merupakan salah satu eksportir minyak terbesar di dunia.
"Kita mengekspor minyak ke seluruh dunia. Kenapa naik? Nggak ada alasan minyak goreng naik di Indonesia. Enggak boleh diberi ampun. Bagi orang yang ingin memanfaatkan bulan suci Ramadan itu harus ditindak," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :