Syngenta Dukung Swasembada Pangan Melalui Pemberdayaan Petani Perempuan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:17 WIB
loading...
Syngenta Dukung Swasembada...
Syngenta Indonesia secara resmi meluncurkan komunitas Perempuan Tani Syngenta Raih Impian (PUTRI) Petani MAJU di Batang, Jawa Tengah. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Syngenta Indonesia secara resmi meluncurkan komunitas Perempuan Tani Syngenta Raih Impian (PUTRI) Petani MAJU di Batang, Jawa Tengah sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem pertanian yang inklusif. Inisiatif ini menjadi wadah pemberdayaan bagi jutaan petani perempuan di Indonesia guna meningkatkan produktivitas serta mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

"PUTRI Petani MAJU hadir sebagai wadah pemberdayaan yang akan menjadi katalisator transformasi sektor pertanian Indonesia. Komunitas ini menekankan peran strategis perempuan yang tangguh, konsisten, dan berdampak dalam pertanian. Ketika kita melatih satu perempuan, kita memberdayakan satu keluarga. Ketika kita memberdayakan PUTRI Petani Maju, kita memberdayakan satu bangsa Indonesia," ujar Presiden Direktur Syngenta Indonesia, Eryanto dalam keterangan pers, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: Syngenta Pasarkan NK Pendekar Sakti, Jagung Bioteknologi Pertama di Indonesia

Acara peluncuran ini dihadiri 450 petani perempuan, pejabat pemerintah, serta jajaran manajemen puncak termasuk Presiden Syngenta Crop Protection, Steve Hawkins. Prosesi gejog lesung dan pembacaan deklarasi oleh perwakilan petani menandai dimulainya gerakan yang mengedepankan nilai gotong royong dan kerja keras dalam menghidupkan visi Petani MAJU.

Momentum ini selaras dengan penetapan tahun 2026 sebagai Tahun Internasional Petani Perempuan (International Year of the Woman Farmer/IYWF) oleh FAO. Hal tersebut menegaskan pengakuan global terhadap peran vital perempuan yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan dan gizi di tingkat keluarga maupun bangsa.



Data 2025 menunjukkan jumlah petani perempuan di Indonesia mencapai 4,2 juta orang dengan keterlibatan aktif dari hulu hingga hilir, mulai dari pemilihan benih hingga pengolahan hasil panen. Namun, tantangan besar masih membayangi karena hanya sekitar 10 hingga 20 persen dari mereka yang memiliki akses memadai terhadap input pertanian, teknologi, keuangan, dan pasar.

Kesenjangan akses tersebut berdampak langsung pada tingkat produktivitas lahan. Berdasarkan estimasi FAO, hasil panen di tingkat nasional berpotensi meningkat hingga 30 persen apabila petani perempuan mendapatkan akses yang setara terhadap sumber daya dan teknologi pertanian sebagaimana yang diterima petani laki-laki.

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Petani, Syngenta Fasilitasi Drone Learning Center

Selain akses teknologi, isu kesenjangan upah juga menjadi perhatian dalam pemberdayaan ini. Di berbagai daerah, buruh tani perempuan cenderung menerima upah lebih rendah dibandingkan laki-laki untuk jenis pekerjaan dan jam kerja yang sama, sebuah kondisi yang memengaruhi tingkat kesejahteraan ekonomi perdesaan secara keseluruhan.

Syngenta menegaskan transformasi sektor ini memerlukan kolaborasi multipihak antara pemerintah, swasta, dan komunitas. Melalui PUTRI Petani MAJU, perusahaan berkomitmen memimpin jalan menuju pertanian inklusif yang mampu membawa perubahan besar bagi swasembada pangan Indonesia di masa depan.

Apresiasi tinggi datang dari para pelaku di lapangan yang merasa mendapatkan pengakuan atas peran mereka. "Petani perempuan tidak boleh minder karena kita istimewa dan luar biasa. Petani perempuan bukan hanya tiang ketahanan pangan untuk keluarga tetapi juga untuk bangsa," ungkap Annisa, salah satu perwakilan petani.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Cadangan Beras Hampir...
Cadangan Beras Hampir Tembus 5 Juta Ton, Bukti Nyata Perkuat Ketahanan Pangan
KBI Perkuat Sistem Resi...
KBI Perkuat Sistem Resi Gudang Dukung Swasembada Pangan
BULOG Siapkan Strategi...
BULOG Siapkan Strategi Jalankan Penugasan Lebih Besar di 2026
BULOG Kawal Keberhasilan...
BULOG Kawal Keberhasilan Swasembada Pangan dan Pecahkan Rekor Penyerapan Gabah
Indonesia Capai Swasembada...
Indonesia Capai Swasembada Pangan, Tak Lagi Bergantung Impor
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Wujudkan Ketahanan Pangan,...
Wujudkan Ketahanan Pangan, Food Estate Wanam Papua Selatan Tak Terkait Film Pesta Babi
Rekomendasi
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Berita Terkini
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Indomaret Hadirkan Pokemon School Collection
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved