Mengatasi Pengangguran lewat Peningkatan Kompetensi Profesional Indonesia
Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:24 WIB
loading...
A
A
A
Irnanda Setia selaku Direktur Bostan Royal Institute menjelaskan, bahwa kurikulum disusun berdasarkan pendekatan aplikatif dan berbasis studi kasus nyata. “Kami menyusun program yang selaras dengan kebutuhan industri saat ini. Fokus kami bukan hanya teori, tetapi keterampilan yang benar-benar dibutuhkan di lapangan kerja,” ujarnya.
Sedangkan Manager Bostan Institute, Wafa Al Mumtazy Muny memastikan implementasi program berjalan sesuai standar mutu dan target capaian kompetensi peserta.
Program yang ditawarkan meliputi: pendidikan, pelatihan & sertifikasi profesional berbasis kompetensi dengan gelar non-akademik, workshop peningkatan keterampilan kerja, penguatan soft skills dan etika professional, kelas pengembangan diri dan kesiapan kerja, program berbasis kebutuhan sektor industri tertentu terutama bidang hukum. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing peserta di pasar kerja nasional.
“Melalui Instagram bostan royal institute @bostanroyalinstitute dan website bostanroyal.com diupdate mengenai program-program yang akan dilaksanakan dan sesudah dilaksanakan, semuanya terdokumentasi sebagai bukti komitmen kami di era modernisasi,” ujar wafa.
Dalam menjalankan ekspansi program skala nasional, Bostan Group didukung oleh struktur kepemimpinan yang solid dan berintegritas. Dr. Anwar Sadat, S.H., M.H., CM., CPLA., CPLD menjabat sebagai Dewan Kehormatan. Selain Dr. Anwar Sadat, terdapat beberapa dosen yang menjadi fasilitator pada Bostan Royal Institute yakni Ayatullah Rehullah Khomeny, S.H., M.Ak., M.H., CCLA, Indra Rizki Rukhiyana, S.H., M.H., Rifky Pradana S.H., M.H., CLE, Elman Alfin Bago, S.H., M.H dan beberapa dosen praktisi lainnya.
Bostan Group menargetkan ekspansi program secara nasional melalui model pelatihan online, hybrid, dan digital learning. Strategi ini memungkinkan akses yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Sedangkan Manager Bostan Institute, Wafa Al Mumtazy Muny memastikan implementasi program berjalan sesuai standar mutu dan target capaian kompetensi peserta.
Program yang ditawarkan meliputi: pendidikan, pelatihan & sertifikasi profesional berbasis kompetensi dengan gelar non-akademik, workshop peningkatan keterampilan kerja, penguatan soft skills dan etika professional, kelas pengembangan diri dan kesiapan kerja, program berbasis kebutuhan sektor industri tertentu terutama bidang hukum. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing peserta di pasar kerja nasional.
“Melalui Instagram bostan royal institute @bostanroyalinstitute dan website bostanroyal.com diupdate mengenai program-program yang akan dilaksanakan dan sesudah dilaksanakan, semuanya terdokumentasi sebagai bukti komitmen kami di era modernisasi,” ujar wafa.
Dalam menjalankan ekspansi program skala nasional, Bostan Group didukung oleh struktur kepemimpinan yang solid dan berintegritas. Dr. Anwar Sadat, S.H., M.H., CM., CPLA., CPLD menjabat sebagai Dewan Kehormatan. Selain Dr. Anwar Sadat, terdapat beberapa dosen yang menjadi fasilitator pada Bostan Royal Institute yakni Ayatullah Rehullah Khomeny, S.H., M.Ak., M.H., CCLA, Indra Rizki Rukhiyana, S.H., M.H., Rifky Pradana S.H., M.H., CLE, Elman Alfin Bago, S.H., M.H dan beberapa dosen praktisi lainnya.
Bostan Group menargetkan ekspansi program secara nasional melalui model pelatihan online, hybrid, dan digital learning. Strategi ini memungkinkan akses yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Lihat Juga :