Peringatan MSCI Jadi Momentum Penguatan Tata Kelola Pasar Modal
Senin, 02 Maret 2026 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, bahwa sistem hukum di sektor pasar modal telah menyediakan mekanisme administratif, perdata, maupun pidana yang dapat ditempuh apabila memenuhi unsur yang disyaratkan peraturan perundang-undangan.
Baca Juga: Pemerintah Dinilai Defensif Respons Lembaga Rating, Investor Butuh Roadmap Reformasi Nyata
Dalam kerangka tersebut, OJK memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan dan, apabila diperlukan sesuai ketentuan hukum, dapat berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses lebih lanjut. Investor pun memiliki hak untuk menempuh upaya hukum sesuai mekanisme yang tersedia.
![Peringatan MSCI Jadi Momentum Penguatan Tata Kelola Pasar Modal]()
Titis mengingatkan, agar publik mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menunggu hasil resmi dari otoritas sebelum menarik kesimpulan. “Penting bagi kita semua untuk tidak berspekulasi. Proses hukum memerlukan pembuktian yang komprehensif dan berbasis fakta,” ujarnya.
Menurutnya perhatian dan evaluasi dari lembaga global seperti MSCI seharusnya dipandang sebagai momentum refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Penguatan tata kelola, peningkatan transparansi transaksi, serta konsistensi penegakan regulasi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.
Baca Juga: Pemerintah Dinilai Defensif Respons Lembaga Rating, Investor Butuh Roadmap Reformasi Nyata
Dalam kerangka tersebut, OJK memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan dan, apabila diperlukan sesuai ketentuan hukum, dapat berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses lebih lanjut. Investor pun memiliki hak untuk menempuh upaya hukum sesuai mekanisme yang tersedia.

Titis mengingatkan, agar publik mengedepankan asas praduga tak bersalah serta menunggu hasil resmi dari otoritas sebelum menarik kesimpulan. “Penting bagi kita semua untuk tidak berspekulasi. Proses hukum memerlukan pembuktian yang komprehensif dan berbasis fakta,” ujarnya.
Menurutnya perhatian dan evaluasi dari lembaga global seperti MSCI seharusnya dipandang sebagai momentum refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Penguatan tata kelola, peningkatan transparansi transaksi, serta konsistensi penegakan regulasi dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar modal Indonesia dalam jangka panjang.
(akr)
Lihat Juga :