Dukung Pasokan BBM Lebaran, Elnusa Petrofin Optimalkan Sistem Monitoring Digital
Selasa, 03 Maret 2026 - 18:41 WIB
loading...
Elnusa Petrofin memastikan ribuan Awak Mobil Tangki (AMT) dan armada mobil tangki beroperasi optimal selama Ramadan hingga Lebaran 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk, memastikan ribuan Awak Mobil Tangki (AMT) dan armada mobil tangki beroperasi optimal dalam Satuan Tugas Ramadan–Idulfitri (Satgas RAFI) 2026 PT Pertamina (Persero) guna menjamin penyaluran BBM dan Avtur aman serta tepat waktu di seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai prioritas utama dalam misi pelayanan nasional di tengah peningkatan kebutuhan energi masyarakat.
"Distribusi energi pada saat momentum Ramadan–Idulfitri adalah misi pelayanan nasional. Kami memastikan seluruh AMT, armada mobil tangki, dan sistem monitoring seperti Road Traffic Control (RTC) beroperasi dalam kondisi optimal. Pengalaman di berbagai kondisi darurat, termasuk bencana alam, menjadi pembelajaran berharga dalam memperkuat mitigasi risiko dan kesiapan operasional kami," jelas Direktur Operasi & Marketing PT Elnusa Petrofin, Ferdiansyah, dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: Perkuat ESG, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong
Elnusa Petrofin mengerahkan ribuan AMT dan ribuan unit mobil tangki yang terintegrasi dengan sistem pengawasan digital berbasis GPS dan CCTV. Monitoring dilakukan secara realtime melalui RTC untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik, potensi cuaca ekstrem, maupun gangguan distribusi di titik-titik krusial. Rest area khusus AMT serta pengaturan jam kerja juga diterapkan guna memastikan kebugaran dan keselamatan pengemudi selama periode operasional intensif.
Ferdiansyah menegaskan, keterlibatan perusahaan dalam Satgas RAFI merupakan wujud komitmen jangka panjang dalam menjaga ketahanan energi nasional. Menurutnya, energi menjadi fondasi mobilitas dan aktivitas masyarakat, terutama di momen Ramadan dan Idulfitri ketika kebutuhan meningkat signifikan.
"Di balik setiap liter BBM yang tersalurkan, terdapat semangat pengabdian para pejuang energi di lapangan. Kami memastikan mereka didukung sistem, perlindungan, dan koordinasi optimal agar dapat menjalankan tugas dengan aman dan nyaman," ujar Ferdiansyah.
Momentum Satgas Ramadan–Idulfitri tidak hanya tentang kesiapan armada dan sistem distribusi, tetapi juga tentang dedikasi para AMT sebagai pejuang energi yang tetap bertugas ketika sebagian masyarakat merayakan kebersamaan bersama keluarga. Di balik operasional yang terintegrasi, terdapat kisah-kisah ketangguhan yang mencerminkan makna energi sebagai penggerak harapan.
Salah satunya adalah kisah Mulhadi, AMT Elnusa Petrofin yang bertugas di Fuel Terminal Lhokseumawe. Pada akhir tahun lalu, ia sempat terjebak longsor di wilayah dataran tinggi Tanah Gayo, Aceh, saat menjalankan tugas distribusi BBM. Dalam kondisi akses jalan terputus dan komunikasi lumpuh akibat bencana, ia bersama rekannya harus bertahan selama tiga hari sebelum akhirnya berjalan kaki puluhan kilometer menuju titik aman.
Baca Juga: Elnusa Petrofin Laksanakan 1.010 Kegiatan CSR Sepanjang 2025
Kini, menjelang Satgas Ramadan–Idulfitri 2026, Mulhadi masih rutin melintasi area terdampak bencana tersebut. Ia menjadi saksi langsung proses pemulihan infrastruktur dan aktivitas masyarakat yang perlahan kembali bangkit. Perjalanannya dimulai dari Fuel Terminal Lhokseumawe, melintasi Aceh Tengah, hingga Bener Meriah—rute yang sebelumnya terdampak longsor dan sempat terisolasi.
Elnusa Petrofin senantiasa berkomitmen untuk terus memperkuat peran strategis sebagai garda terdepan distribusi energi nasional untuk memastikan masyarakat dapat menjalani ibadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang didukung pasokan energi yang aman dan andal.
"Distribusi energi pada saat momentum Ramadan–Idulfitri adalah misi pelayanan nasional. Kami memastikan seluruh AMT, armada mobil tangki, dan sistem monitoring seperti Road Traffic Control (RTC) beroperasi dalam kondisi optimal. Pengalaman di berbagai kondisi darurat, termasuk bencana alam, menjadi pembelajaran berharga dalam memperkuat mitigasi risiko dan kesiapan operasional kami," jelas Direktur Operasi & Marketing PT Elnusa Petrofin, Ferdiansyah, dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: Perkuat ESG, Elnusa Petrofin Dukung Implementasi Green Terminal Tanjung Sekong
Elnusa Petrofin mengerahkan ribuan AMT dan ribuan unit mobil tangki yang terintegrasi dengan sistem pengawasan digital berbasis GPS dan CCTV. Monitoring dilakukan secara realtime melalui RTC untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik, potensi cuaca ekstrem, maupun gangguan distribusi di titik-titik krusial. Rest area khusus AMT serta pengaturan jam kerja juga diterapkan guna memastikan kebugaran dan keselamatan pengemudi selama periode operasional intensif.
Ferdiansyah menegaskan, keterlibatan perusahaan dalam Satgas RAFI merupakan wujud komitmen jangka panjang dalam menjaga ketahanan energi nasional. Menurutnya, energi menjadi fondasi mobilitas dan aktivitas masyarakat, terutama di momen Ramadan dan Idulfitri ketika kebutuhan meningkat signifikan.
"Di balik setiap liter BBM yang tersalurkan, terdapat semangat pengabdian para pejuang energi di lapangan. Kami memastikan mereka didukung sistem, perlindungan, dan koordinasi optimal agar dapat menjalankan tugas dengan aman dan nyaman," ujar Ferdiansyah.
Momentum Satgas Ramadan–Idulfitri tidak hanya tentang kesiapan armada dan sistem distribusi, tetapi juga tentang dedikasi para AMT sebagai pejuang energi yang tetap bertugas ketika sebagian masyarakat merayakan kebersamaan bersama keluarga. Di balik operasional yang terintegrasi, terdapat kisah-kisah ketangguhan yang mencerminkan makna energi sebagai penggerak harapan.
Salah satunya adalah kisah Mulhadi, AMT Elnusa Petrofin yang bertugas di Fuel Terminal Lhokseumawe. Pada akhir tahun lalu, ia sempat terjebak longsor di wilayah dataran tinggi Tanah Gayo, Aceh, saat menjalankan tugas distribusi BBM. Dalam kondisi akses jalan terputus dan komunikasi lumpuh akibat bencana, ia bersama rekannya harus bertahan selama tiga hari sebelum akhirnya berjalan kaki puluhan kilometer menuju titik aman.
Baca Juga: Elnusa Petrofin Laksanakan 1.010 Kegiatan CSR Sepanjang 2025
Kini, menjelang Satgas Ramadan–Idulfitri 2026, Mulhadi masih rutin melintasi area terdampak bencana tersebut. Ia menjadi saksi langsung proses pemulihan infrastruktur dan aktivitas masyarakat yang perlahan kembali bangkit. Perjalanannya dimulai dari Fuel Terminal Lhokseumawe, melintasi Aceh Tengah, hingga Bener Meriah—rute yang sebelumnya terdampak longsor dan sempat terisolasi.
Elnusa Petrofin senantiasa berkomitmen untuk terus memperkuat peran strategis sebagai garda terdepan distribusi energi nasional untuk memastikan masyarakat dapat menjalani ibadah dan merayakan Idulfitri dengan tenang didukung pasokan energi yang aman dan andal.
(nng)
Lihat Juga :