Angkat Daya Beli Konsumen Jelang Lebaran 2026, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%
Kamis, 05 Maret 2026 - 18:32 WIB
loading...
A
A
A
Instalasi payung bertingkat yang dibalut 50 kain songket Palembang menjadi titik visual utama yang memperkuat narasi Ramadan sekaligus menghadirkan nuansa hangat khas tradisi Sumatera Selatan yang dikenal menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan semangat berbagi.
Gazebo yang terinspirasi dari ukiran Rumah Limas Palembang akan menjadi pusat instalasi dan mulai dipasang pada 9 Maret 2026. Dalam filosofi budaya Sumatera Selatan, Rumah Limas tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang berkumpul keluarga besar dan tempat berlangsungnya berbagai kegiatan adat yang mempererat hubungan sosial.
Nilai tersebut dihadirkan kembali di Sarinah melalui focal point ini, yang tidak hanya berfungsi sebagai magnet visual dan photo point, tetapi juga sebagai titik pembagian takjil gratis bagi pengunjung sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian selama Ramadan.
Untuk mendukung peningkatan kunjungan, PT Sarinah juga melakukan penyesuaian jam operasional pada periode Lebaran, yakni pada Malam Takbiran pukul 10.00–20.00 WIB, serta pada Hari Raya pukul 12.00–22.00 WIB. Sementara itu, pada hari-hari berikutnya operasional kembali normal.
Selain itu dilakukan pula penguatan manpower selama periode puncak, kerja sama free shuttle dari hotel-hotel di sekitar Sarinah Thamrin, serta peningkatan sistem keamanan dan maintenance area publik guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama momentum libur Lebaran.
Dengan mengusung tema “Cahaya Penuh Makna, Hangat Untuk Setiap Saat”, PT Sarinah mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momen kebersamaan yang tidak hanya diisi dengan transaksi, tetapi juga pengalaman, tradisi, dan kebanggaan terhadap karya Indonesia.
Gazebo yang terinspirasi dari ukiran Rumah Limas Palembang akan menjadi pusat instalasi dan mulai dipasang pada 9 Maret 2026. Dalam filosofi budaya Sumatera Selatan, Rumah Limas tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang berkumpul keluarga besar dan tempat berlangsungnya berbagai kegiatan adat yang mempererat hubungan sosial.
Nilai tersebut dihadirkan kembali di Sarinah melalui focal point ini, yang tidak hanya berfungsi sebagai magnet visual dan photo point, tetapi juga sebagai titik pembagian takjil gratis bagi pengunjung sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian selama Ramadan.
Untuk mendukung peningkatan kunjungan, PT Sarinah juga melakukan penyesuaian jam operasional pada periode Lebaran, yakni pada Malam Takbiran pukul 10.00–20.00 WIB, serta pada Hari Raya pukul 12.00–22.00 WIB. Sementara itu, pada hari-hari berikutnya operasional kembali normal.
Selain itu dilakukan pula penguatan manpower selama periode puncak, kerja sama free shuttle dari hotel-hotel di sekitar Sarinah Thamrin, serta peningkatan sistem keamanan dan maintenance area publik guna memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung selama momentum libur Lebaran.
Dengan mengusung tema “Cahaya Penuh Makna, Hangat Untuk Setiap Saat”, PT Sarinah mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momen kebersamaan yang tidak hanya diisi dengan transaksi, tetapi juga pengalaman, tradisi, dan kebanggaan terhadap karya Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :