Aksi Gerak Cepat Telkom, Kejar Transformasi Tata Kelola Melalui TLKM 30

Sabtu, 07 Maret 2026 - 05:52 WIB
loading...
Aksi Gerak Cepat Telkom,...
Dirut Telkom Dian Siswarini mengatakan, perseroan melakukan transformasi bisnis bertajuk TLKM 30, sebuah strategi yang relevan dengan tantangan zaman dan kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ( Telkom ) melakukan transformasi bisnis bertajuk TLKM 30. TLKM 30 merupakan sebuah visi besar yang diusung Telkom sejak 2025 sebagai bentuk transformasi bisnis yang relevan dengan tantangan zaman dan kebutuhan pelanggan yang semakin dinamis.

Langkah ini diambil agar Telkom tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.
Melalui inisiatif TLKM 30, Telkom memperkuat struktur internal khususnya tata kelola perusahaan agar lebih siap merespons kebutuhan pasar yang dinamis. Misi besarnya adalah untuk membuat Telkom menjadi perusahaan yang lebih agile, progresif, kompetitif dan berkelas dunia. Baca juga: Telkom Mau Pangkas 60 Anak Usaha, Ada yang Ditutup hingga Dijual

"Melalui TLKM 30, Telkom menjalankan agenda transformasi lima tahun menuju 2030 untuk melipatgandakan nilai perusahaan secara signifikan. Fokus utamanya adalah merombak cara perusahaan beroperasi dan menata kembali struktur aset agar jauh lebih efisien,” kata Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini dalam siaran tertulis, Jumat (7/3/2026).

Langkah transformasi ini juga mencangkup keberanian dalam menyelaraskan seluruh pelaporan keuangan global. Bagi Telkom, transparansi bukan hanya kepatuhan regulasi, tapi merupakan janji dan tanggung jawab integritas. “Dengan sistem yang lebih sehat, Telkom tidak hanya tumbuh secara ukuran, tetapi juga mampu memberikan manfaat digital yang lebih luas bagi seluruh masyarakat Indonesia," lanjutnya.

Transformasi TLKM 30 ini bertumpu pada empat pilar. Pertama, Operational & Service Excellence. Sebagai bentuk fokus memperbaiki tata kelola dan budaya kerja demi pelayanan yang lebih baik. "Pilar ini juga termasuk optimalisasi kapital dalam operasional perusahaan," ujarnya.

Kedua, Streamlining. Telkom mengefisiensikan struktur organisasi agar lebih efektif. Saat ini Telkom menaungi sekitar 66 anak perusahaan. "Sebagai langkah strategis, Telkom akan melakukan penataan ulang sehingga jumlah anak usaha diproyeksikan menjadi 20 entitas," terangnya.

Ketiga, Strategic Holding. Telkom berperan dalam mengatur strategi agar setiap anak perusahaan punya ruang yang lebih luas dan profesional dalam memberikan layanan digital terbaik tanpa harus birokrasi yang panjang.

Keempat, Unlocking Value. Sebuah upaya mengoptimalkan portofolio infrastruktur digital yang dimiliki Telkom untuk menciptakan nilai tambah sekaligus mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan menuju 2030 (TLKM 2030). Baca juga: Perampingan BUMN Dikejar Selesai Tahun Ini, Danantara Ungkap Nasib Karyawan

Dian Siswarini menegaskan, Telkom Group saat ini melalui satu transformasi besar. Perusahaan akan melakukan banyak restrukturisasi supaya Telkom Group bisa betul-betul menjadi digital company berkelas dunia.

"Transformasi yang dilakukan bukan saja bagaimana kami menggunakan teknologi yang terdepan. Namun juga bagaimana kami mempunyai culture yang tepat, culture yang transparan sehingga bisa memberikan assurance dan juga meningkatkan kepercayaan di semua stakeholder kami, terutama para investor,” urainya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berita Terkini
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved