Lebaran Makin Berkilau: Cicil, Tabung, hingga Transfer Emas lewat Gema Ramadhan Tring

Sabtu, 07 Maret 2026 - 19:28 WIB
loading...
Lebaran Makin Berkilau:...
Pegadaian memperkenalkan kampanye kemudahan bertransaksi emas bagi masyarakat di semua kalangan dan berbagai usia baik generasi milenial maupun generasi Z.
A A A
JAKARTA - PT Pegadaian kembali menyapa masyarakat dengan kampanye kemudahan bertransaksi emas. Pada bulan Ramadan tahun ini, Pegadaian menyapa dengan cara khas dan suasana baru melalui gelaran “Gema Ramadhan Bareng Tring” yang digelar 6-8 Maret 2026 di Istora Senayan Jakarta Selatan.

Dalam gelaran tersebut, Pegadaian memperkenalkan kampanye kemudahan bertransaksi emas bagi masyarakat di semua kalangan dan berbagai usia baik generasi milenial maupun generasi Z. Kemudahan tersebut ditawarkan Pegadaian melalui aplikasi Tring yang dirancang khusus bagi kenyamanan para nasabah. Bukan hanya memperkenalkan, Pegadaian juga turut mengedukasi masyarakat terkait pentingnya berinvestasi emas dengan menghadirkan Booth Tring secara khusus di jajaran tenant Gema Ramadhan Bareng Tring.

Wakil Direktur Utama PT Pegadaian, Budi Wahju Soesilo mengatakan, aplikasi Tring bisa menjadi sarana daya tarik dan edukasi agar masyarakat maupun pelaku UMKM bisa berinvestasi emas sejak dini. Aplikasi itu kini menjadi andalan Pegadaian dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para nasabah maupun masyarakat.

“Karena pada saat ini Pegadaian punya aplikasi Tring yang bisa memudahkan, cepat dan aman untuk bisa menginvestasikan. Jadi saat ini Pegadaian itu sudah bertransformasi. Kalau dulu, kita mengenal Pegadaian itu dengan tekniknya menyelesaikan masalah tanpa masalah, ini zaman-zaman Baby Boomer ya. Tapi setelah ke sini kami sekarang mempunyai aplikasi Tring,” kata Budi dalam sesi Talkshow Gema Ramdhan Bareng Tring di Istora Senayan Jakarta selatan, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan baya fitur dalam aplikasi Tring yang memudahkan nasabah maupun masyarakat dari berbagai kalangan untuk berinvestasi emas di Pegadaian. Dalam aplikasi tersebut, nasabah maupun masyarakat bisa dengan mudah menabung, mencicil bahkan mendepositokan emas yang telah dibeli di Pegadaian.

“Di dalam Tring kita punya aplikasi yang bisa bagaimana kita menabung, bagaimana kita mencicil dan bagaimana kalau kita sudah bisa banyak di situ kita bisa mendepositokan dan jika kita mempunyai kebutuhan bisa digadaikan. Nah, sekarang Pegadaian sudah tumbuh pesat dan sudah banyak sekali yang menjadi nasabah di Pegadaian,” ucap dia.

Apalagi, lanjut dia, aplikasi ini sangat cocok bagi generasi muda yang ingin mulai melakukan investasi emas. Sebab, harga emas yang ditawarkan di Aplikasi Tring mulai dari Rp10.000. Maka dari itu, ia sangat menyarankan sekali bagi masyarakat khususnya generasi muda atau Gen Z untuk berinvestasi emas sedari dini.

“Setiap income kita kita punya pendapatan itu seyogyanya sebaiknya gitu kita sisihkan bagian untuk kita menabung dan berinvestasi. Nah, sekarang di Pegadaian itu kalau teman-teman semua punya penghasilan, nabunglah di Pegadaian melalui aplikasi Tring. Karena tidak perlu repot-repot, di sana tinggal buka aplikasinya, registrasi dan bisa langsung mulai karena mulainya dari Rp10.000 untuk bisa menabung emas di Pegadaian,” tutur Budi.

Aplikasi Tring semakin menarik perhatian generasi muda dengan fitur transfer emas yang cocok digunakan sebagai pengganti uang THR bagi sanak saudara. Nantinya nasabah melalui aplikasi Tring bisa melakukan transfer emas secara langsung atau berupa nominal uang yang nantinya akan dijadikan emas dengan gradasi sesuai nominal uang yang diberikan.

“Jadi, salah satu keunggulan yang penting adalah kita bisa transfer emas dari sesama pengguna aplikasi Tring. Jadi, kalau umpamanya ini pengin ngasih THR ke teman nih, kita kasih aja emas. Bisa dua-duanya (emas langsung atau uang). Karena yang di transfer adalah uangnya tapi nanti akan terkonversi menjadi (emas) gram,” papar dia.

Kemudahan itu juga didukung dengan jaminan jaminan keamanan serta fisik emas yang selalu tersedia meskipun nasabah membeli emas secara digital melalui aplikasi Tring. “Membeli emas di bagian Pegadaian itu adalah membeli fisik. Karena fisiknya disimpan secara aman di Pegadaian. Nah, kalau sewaktu-waktu dibutuhkan itu di aplikasi Tring tadi bisa langsung dicairkan. Bisa juga dicetak fisiknya dalam bentuk batangan,” beber Budi.

Budi menjelaskan bahwa jika nasabah atau masyarakat membeli emas secara digital melalui aplikasi Tring, maka emas tersebut sudah tersedia secara langsung di pegadaian baik itu berstatus tabungan maupun cicilan. Sehingga, fisik dari emas yang dibeli secara digital sudah dipastikan aman namun secara pencatatan administrasi dilakukan secara digital melalui aplikasi Tring.

“Jadi kami menyediakan fisiknya baru kami istilahnya berjualan. Tidak berani kami sebelum mempunyai stoknya kami membuka baik itu dari sisi tabungan maupun dari sisi cicilan emas. Sehingga fisiknya kami simpan di tempat penyimpanan, digitalnya kami administrasikan di Tring,” jelas Budi.

Jika nasabah atau masyarakat ingin mencetak atau mengambil fisik dari emas yang telah dibeli secara digital, Pegadaian juga telah menyediakan ATM emas dengan kategori untuk beberapa garansi dari mulai lima gram hingga 50 gram. Sehingga masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke pegadaian. “Jika di menginginkan untuk dicetak itu bisa datang ke ATM emas. Jadi Pegadaian sudah punya ATM emas, ada beberapa keping dalam gramasinya, ada 5 gram, ada 1 gram, 5, 10, 25, 50 itu bisa diambil langsung,” pungkas dia.

Sebagai informasi, kampanye kemudahan transaksi emas melalui gelaran “Gema Ramadhan Bareng Tring” ini tidak hanya digelar di Jakarta namun juga digelar di 10 kota di Indonesia seperti Palembang, Bandung, Yogyakarta, Denpasar dan Pontianak.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tumbuh Bersama Danantara,...
Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Catatkan Rekor Performa Positif Separuh Pertama 2026
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Pegadaian Dorong Green...
Pegadaian Dorong Green Tourism di Yogyakarta lewat Program Becak Kayuh Listrik
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Sarapan...
Febrie Adriansyah Sarapan Bareng Tahanan KPK, Pengacara: Lauknya Telur Ceplok dan Bihun
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Minta Kader Perindo Peka Kondisi Sosial, Singgung Kasus Pencuri Ayam Tewas di Bali
Berita Terkini
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
Infografis
Tips Rental Mobil agar...
Tips Rental Mobil agar Makin Nyaman saat Mudik Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved