Pede Tumbuh Positif di Tengah Tantangan Daya Beli, Begini Strategi Mandiri Utama Finance

Sabtu, 07 Maret 2026 - 21:25 WIB
loading...
Pede Tumbuh Positif...
PT Mandiri Utama Finance (MUF) tetap melihat peluang pertumbuhan yang positif di tengah tantangan daya beli masyarakat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Mandiri Utama Finance (MUF) tetap melihat peluang pertumbuhan yang positif di tengah tantangan daya beli masyarakat . Melalui momentum Media Gathering Ramadan 1447 H, MUF menyampaikan komitmennya untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di tahun 2026.

Mandiri Utama Finance mengusung strategi ekspansi selektif, penguatan sinergi dengan perbankan, serta optimalisasi seluruh portofolio pembiayaan . Baca Juga: Tingkatkan Layanan, Mandiri Tunas Finance Bekali Frontliner Bahasa Isyarat

“Menghadapi 2026, kami tidak semata mengejar pertumbuhan volume, tetapi memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga. Strategi kami adalah ekspansi yang selektif, penguatan manajemen risiko, dan optimalisasi potensi sinergi dalam ekosistem Bank Mandiri dan BSI,” ujar Direktur sekaligus Plt. Direktur Utama MUF, Dapot Parasian S. Sinaga di Jakarta Selatan, pada Kamis (5/3).

Hingga akhir 2025, MUF memiliki 164 jaringan kantor di seluruh Indonesia. Ke depan, penambahan jaringan tetap dilakukan secara terukur, difokuskan pada wilayah dengan potensi pertumbuhan yang baik dan kebutuhan pembiayaan yang tinggi.

Dari sisi bisnis, Dapot menyampaikan bahwa MUF akan memaksimalkan seluruh portofolio pembiayaan yang dimiliki, mencakup pembiayaan mobil baru, mobil bekas, motor baru, motor bekas, serta pembiayaan dana tunai.



Selain itu, perusahaan juga meningkatkan penetrasi pada segmen wholesale sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan penguatan struktur bisnis. Ramadan dan Lebaran menjadi salah satu momen penting, di mana tahun ini MUF menghadirkan promo tematik bertajuk “Berkah Kendaraan Impian”, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat secara lebih fleksibel dan kompetitif.

“Ramadan selalu menjadi momentum peningkatan kebutuhan kendaraan. Melalui program Berkah Kendaraan Impian, kami ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan, namun tetap prudent dan terukur,” tambah Dapot.

Menjelang Lebaran, pembiayaan mobil diproyeksikan tetap menjadi segmen dominan untuk kebutuhan perjalanan keluarga, sementara sepeda motor mendukung mobilitas harian. Produk dana tunai juga menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya.

Sejalan dengan komitmen sustainable business, MUF mencatat pembiayaan kendaraan listrik (EV) dan hybrid sepanjang 2025 mencapai Rp2,49 triliun, tumbuh 99% secara year-on-year dan mencakup 10% dari total penyaluran pembiayaan.

Baca Juga: BRI Finance Apresiasi MNC Finance dan Durian Vaganza 2025, Siap Perkuat Kolaborasi

Di sisi lain, porsi pembiayaan sektor produktif mencapai 23% dari total portofolio, mencerminkan peran aktif MUF dalam mendukung kegiatan ekonomi riil. MUF juga memiliki potensi besar melalui sinergi dengan Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia.

Dari sisi pendanaan, skema joint financing memperkuat struktur pembiayaan secara lebih efisien dan kompetitif. Sedangkan dari sisi penjualan, captive market dalam ekosistem perbankan memberikan peluang ekspansi kepada nasabah dengan profil risiko yang terjaga.

“Sinergi dengan Bank Mandiri dan BSI bukan hanya soal pendanaan, tetapi juga perluasan akses pasar yang berkualitas. Ini menjadi kekuatan utama kami untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” jelas Dapot.

Dari sisi kualitas aset, MUF berhasil menjaga rasio Non-Performing Financing (NPF) pada level 1,30% per Januari 2026, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,36%. Capaian ini menunjukkan efektivitas penguatan manajemen risiko serta kesiapan perusahaan dalam mengantisipasi dinamika pascaLebaran.

Dengan strategi ekspansi yang selektif, penguatan sinergi, serta fokus pada pembiayaan berkelanjutan dan sektor produktif, MUF optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang sehat sepanjang 2026. Kinerja dan fundamental bisnis MUF juga tercermin dari hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) yang kembali menetapkan peringkat idAAA dengan outlook stabil untuk periode 2026 hingga 2027.

Peringkat ini merupakan kategori tertinggi yang diberikan lembaga independen tersebut dan mencerminkan kemampuan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Sepanjang 2025, MUF juga meraih sejumlah penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas kinerja dan kontribusi perusahaan.

Di antaranya Indonesia Halal Industry Awards 2025 dari Kementerian Perindustrian, penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajaksebagai salah satu Wajib Pajak dengan kontribusi penerimaan terbesar, serta penghargaan pada ajang Bisnis Indonesia Financial Awards 2025.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Kebijakan Moneter, Rupiah,...
Kebijakan Moneter, Rupiah, dan Daya Beli: Stabilitas yang Tak Lagi Cukup
DPRD Optimistis Ekonomi...
DPRD Optimistis Ekonomi Jabar hingga Akhir Tahun 2025 Melonjak
Redenominasi Rupiah:...
Redenominasi Rupiah: Perlukah Sekarang?
Rekomendasi
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Bantuan Sosial Dorong...
Bantuan Sosial Dorong Daya Beli Masyarakat di Masa Pandemi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved