Selat Hormuz Ditutup, Negara-negara Asia Panik Berebut Pasokan BBM

Senin, 09 Maret 2026 - 08:00 WIB
loading...
Selat Hormuz Ditutup,...
Kapal-kapal di Selat Hormuz di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran, seperti yang terlihat dari Musandam, Oman, pada 2 Maret 2026. FOTO/Reuters
A A A
SINGAPURA - Penutupan nyaris total Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik Amerika Serikat (AS), Israel dengan Iran memicu kekhawatiran krisis energi di sejumlah negara Asia yang bergantung pada impor bahan bakar minyak (BBM). Lonjakan harga energi dan panic buying mulai terjadi di berbagai negara seiring terganggunya jalur distribusi minyak dan gas global.

"Keputusan ini diambil karena kenaikan dramatis harga minyak dunia," ujar Menteri Perminyakan Pakistan Ali Pervaiz Malik dikutip dari Reuters, Senin (8/3/2026).

Baca Juga: Iran hanya Izinkan China dan Rusia Melintas Selat Hormuz, Tertutup bagi Sekutu AS

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia serta seperlima perdagangan gas alam cair (LNG) global. Penutupan jalur tersebut membuat negara-negara di Asia bergerak cepat mengamankan pasokan energi dan menekan dampak kenaikan harga.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved