KRAS Reborn: Jurus Baru Krakatau Steel Tinggalkan Masa Sulit, Incar Pendapatan Rp26,8 T

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:57 WIB
loading...
KRAS Reborn: Jurus Baru...
Langkah visioner ini menandai berakhirnya fase bertahan (survival mode) perusahaan dan dimulainya ambisi Krakatau Steel untuk memimpin pasar baja global dengan mentalitas juara. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Raksasa baja nasional, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memperkenalkan strategi transformasi besar-besaran bertajuk KRAS Reborn. Langkah visioner ini menandai berakhirnya fase bertahan (survival mode) perusahaan dan dimulainya ambisi untuk memimpin pasar baja global dengan mentalitas juara.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan menegaskan, bahwa momentum ini adalah titik balik untuk membangkitkan kekuatan besar yang selama ini terpendam di dalam tubuh BUMN baja tersebut. Inisiatif ini merupakan langkah visioner perusahaan untuk mengonversi dinamika volatilitas global dan disrupsi teknologi menjadi peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Dukungan Danantara Mendorong Percepatan Pemulihan Krakatau Steel

"Melalui KRAS REBORN, kita secara resmi meninggalkan pola pikir bertahan. Kita mulai melangkah dengan mentalitas juara yang berlandaskan kolaborasi tanpa batas serta standar kualitas kelas dunia," tegas Dr. Akbar Djohan dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

Arsitektur Transformasi Krakatau Steel

Strategi KRAS REBORN memposisikan energi organisasi dan ketangguhan mental talenta sebagai fondasi utama. Melalui sinergi Resilient Mindset dan Execution Excellence, setiap insan perusahaan dipacu untuk menghasilkan kinerja optimal di tengah dinamika industri.



Transformasi ini merevolusi SDM menjadi Business-Driven People yang didukung penuh oleh kelincahan organisasi (Organizational Agility). Dengan menjadikan Renewal through Innovation sebagai motor penggerak, seluruh upaya ini bermuara pada satu visi kolektif: mewujudkan Krakatau Steel sebagai National Pride with Global Standards melalui pencapaian KPI yang terukur dan akuntabel.

Langkah nyata percepatan transformasi ini telah dikukuhkan dalam agenda strategis bertajuk “Strategi Navigasi Transformasi: Dari Survival Mode Menuju Reborn” yang berlangsung pada 26-27 Februari 2026 di Gedung Pusdiklat Cilegon.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Strategis, Krakatau Steel Siap Ekspor 10.000 Ton Baja ke AS

Dalam arahannya, Direktur SDM Krakatau Steel, Suryantoro Waluyo memaparkan bahwa esensi dari KRAS REBORN adalah sebuah intervensi energi organisasi yang menyeluruh.

Fokus utamanya bukan sekadar peningkatan kompetensi teknis, melainkan penyelarasan aspek budaya kerja, ketangguhan mental, dan optimalisasi kinerja berbasis target yang terukur untuk memastikan setiap individu di dalam perusahaan bergerak sebagai mitra bisnis strategis yang berkontribusi langsung pada pendapatan perusahaan melalui pengaktifan Sense of Awareness, Sense of Belonging, dan Sense of Urgency.

Menjemput Target Strategis 2026

Melalui KRAS Reborn, Perseroan menetapkan visi untuk mencapai target pendapatan konsolidasi sebesar USD1,6 Miliar atau setara Rp26,8 triliun (dengan kurs Rp16.806 per USD) sebagaimana tertuang dalam RKAP 2026. Target ini bukan sekadar angka finansial, melainkan transformasi mentalitas menuju Reborn State yang mengedepankan ketangkasan dan kolaborasi lintas entitas antara holding dan anak perusahaan.

Dengan fokus pada penyelesaian tugas yang berdampak langsung pada profitabilitas dan efisiensi, perusahaan berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap insan Krakatau Steel menjadi penggerak utama dalam mewujudkan kebanggaan nasional berstandar dunia melalui pencapaian target strategis.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Bisnis Berbasis AI, Perubahan Besar Dunia Advertising
KRAS Ambil Bagian dalam...
KRAS Ambil Bagian dalam Hilirisasi Nasional Fase 2: Perkuat Kedaulatan Industri Baja Nasional
Strategi Transformasi...
Strategi Transformasi Sabana Usai Dua Dekade Eksis
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Sambut Tahun 2026, Direktur...
Sambut Tahun 2026, Direktur Utama BRI Tegaskan Keyakinan pada Transformasi dan Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang
ACA Pacific Hadirkan...
ACA Pacific Hadirkan Solusi AI untuk Transformasi Komunikasi Bisnis
Rekomendasi
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
10 Petinju dengan Pendapatan...
10 Petinju dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved