Pemerintah Perlu Antisipasi Efek Domino Konflik Timur Tengah terhadap Ekonomi

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:00 WIB
loading...
A A A
"Dalam kondisi seperti ini, potensi munculnya gejolak sosial tidak dapat diabaikan. Demonstrasi yang awalnya berangkat dari isu solidaritas internasional bisa berkembang menjadi protes terhadap kondisi ekonomi domestik. Narasi bahwa pemerintah terlalu dekat dengan Washington atau dianggap tidak tegas terhadap tindakan militer Amerika Serikat dan Israel dapat semakin menguat di ruang publik," tegasnya.

Baca Juga: Purbaya Soal Nasib Harga BBM Subsidi: Kita Lihat Sebulan Ini

Keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) turut menjadi sorotan. Revan menilai, bagi sebagian pihak, keanggotaan dalam forum yang digagas Trump ini dapat ditafsirkan sebagai dukungan diam-diam atas kebijakan AS, sehingga menambah tekanan politik bagi pemerintah. Partai politik pun diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif terkait dampak sosiopolitik dari kebijakan luar negeri tersebut.

Sebagai langkah mitigasi, Revan menyarankan pemerintah menyiapkan langkah-langkah konkret, seperti diversifikasi sumber energi, penguatan cadangan energi nasional, serta skema perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Dengan demikian, dampak lonjakan harga energi global dapat diminimalkan dan tidak langsung memicu ketegangan sosial.

"Jika tekanan ekonomi akibat kenaikan harga minyak global sebagai imbas penyetangan ke Iran benar-benar terjadi, maka kritik terhadap kebijakan luar negeri pemerintah bisa bertransformasi menjadi kritik terhadap legitimasi politik pemerintahan itu sendiri," pungkas Revan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
MBG Jadi Instrumen Ganda:...
MBG Jadi Instrumen Ganda: Atasi Stunting dan Tekan Beban Ekonomi Keluarga
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved