Lebih Kuat dari Vietnam, The Economist Tempatkan Indonesia di Zona Aman Krisis Energi
Jum'at, 20 Maret 2026 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, posisi Indonesia diperkuat oleh ketersediaan cadangan minyak terbukti (proven reserves) yang mencapai angka 2,4 hingga 4,4 miliar barel. Dengan kapasitas tersebut, ketahanan produksi minyak nasional diprediksi masih mampu menopang kebutuhan dalam negeri hingga 10 hingga 12 tahun ke depan.
Sektor ketenagalistrikan juga menjadi pilar pertahanan utama karena mayoritas pembangkit listrik di Indonesia tidak bergantung pada impor gas yang sensitif terhadap konflik Timur Tengah. Sebaliknya, pasokan listrik nasional didominasi oleh sumber daya dalam negeri, yakni batu bara serta pengembangan pembangkit energi terbarukan.
Langkah diversifikasi impor BBM bensin yang dilakukan pemerintah juga dinilai efektif dalam memitigasi risiko. Dengan memperluas sumber pasokan, Indonesia tidak lagi hanya bergantung pada satu kawasan tertentu, sehingga guncangan di Selat Hormuz tidak langsung melumpuhkan distribusi energi nasional.
Baca Juga: Iran Gempur Fasilitas Energi Negara Teluk, Harga Minyak Tembus USD115 per Barel
Berdasarkan data grafis ketahanan energi 2024, Indonesia bersanding dengan negara-negara seperti India dan Filipina dalam kategori strong buffers. Hal ini kontras dengan negara-negara seperti Mesir atau Pakistan yang berada di zona high exposure dengan bantalan yang lemah, sehingga sangat rawan terhadap lonjakan harga minyak.
Sektor ketenagalistrikan juga menjadi pilar pertahanan utama karena mayoritas pembangkit listrik di Indonesia tidak bergantung pada impor gas yang sensitif terhadap konflik Timur Tengah. Sebaliknya, pasokan listrik nasional didominasi oleh sumber daya dalam negeri, yakni batu bara serta pengembangan pembangkit energi terbarukan.
Langkah diversifikasi impor BBM bensin yang dilakukan pemerintah juga dinilai efektif dalam memitigasi risiko. Dengan memperluas sumber pasokan, Indonesia tidak lagi hanya bergantung pada satu kawasan tertentu, sehingga guncangan di Selat Hormuz tidak langsung melumpuhkan distribusi energi nasional.
Baca Juga: Iran Gempur Fasilitas Energi Negara Teluk, Harga Minyak Tembus USD115 per Barel
Berdasarkan data grafis ketahanan energi 2024, Indonesia bersanding dengan negara-negara seperti India dan Filipina dalam kategori strong buffers. Hal ini kontras dengan negara-negara seperti Mesir atau Pakistan yang berada di zona high exposure dengan bantalan yang lemah, sehingga sangat rawan terhadap lonjakan harga minyak.
Lihat Juga :