Jangan Hanya Saham, Investor Pemula Perlu Kenali RDPU dan Strategi Auto Invest di MotionTrade
Selasa, 31 Maret 2026 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Profil risiko merupakan fondasi utama dalam strategi meminimalkan kerugian. Langkah awal ini berfungsi untuk mengenali batas toleransi kerugian pribadi untuk menghindari keputusan emosional.
2. Diversifikasi Portofolio Investasi
Diversifikasi bertujuan untuk meminimalkan dampak kerugian yang berasal dari satu aset investasi. Dengan alokasi portofolio yang tepat, tingkat volatilitas dapat lebih terjaga sehingga membantu investor tetap rasional dalam mengambil keputusan saat pasar berfluktuasi. Inti dari strategi ini adalah membatasi potensi kerugian yang ekstrem demi menjaga keberlanjutan investasi dalam jangka panjang.
3. Rutin mengevaluasi portofolio investasi
Memantau kinerja portofolio investasi secara rutin sangat penting agar tujuan investasi bisa tercapai. Hal ini membantu investor menyesuaikan strategi jika terjadi perubahan di pasar atau kondisi keuangan. Jika hasil investasi sudah tidak sesuai dengan batas risiko atau target yang ditetapkan, investor perlu melakukan penyesuaian. Sebagai contoh, jika hasil investasi tidak lagi sesuai dengan batas risiko atau target, investor bisa mempertimbangkan untuk menjual sebagian saham dan mengalihkan dana ke instrumen yang lebih stabil.
2. Diversifikasi Portofolio Investasi
Diversifikasi bertujuan untuk meminimalkan dampak kerugian yang berasal dari satu aset investasi. Dengan alokasi portofolio yang tepat, tingkat volatilitas dapat lebih terjaga sehingga membantu investor tetap rasional dalam mengambil keputusan saat pasar berfluktuasi. Inti dari strategi ini adalah membatasi potensi kerugian yang ekstrem demi menjaga keberlanjutan investasi dalam jangka panjang.
3. Rutin mengevaluasi portofolio investasi
Memantau kinerja portofolio investasi secara rutin sangat penting agar tujuan investasi bisa tercapai. Hal ini membantu investor menyesuaikan strategi jika terjadi perubahan di pasar atau kondisi keuangan. Jika hasil investasi sudah tidak sesuai dengan batas risiko atau target yang ditetapkan, investor perlu melakukan penyesuaian. Sebagai contoh, jika hasil investasi tidak lagi sesuai dengan batas risiko atau target, investor bisa mempertimbangkan untuk menjual sebagian saham dan mengalihkan dana ke instrumen yang lebih stabil.
Lihat Juga :