Lama Tak Ada Kabar, Ini Kata Bos BPJT Soal Proyek Bayar Tol Tanpa Sentuh

Kamis, 02 April 2026 - 20:23 WIB
loading...
Lama Tak Ada Kabar,...
Proyek sistem pembayaran tol tanpa berhenti masih belum memasuki tahap implementasi setelah mengalami stagnasi. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Proyek sistem pembayaran tol tanpa berhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF) masih belum memasuki tahap implementasi setelah mengalami stagnasi. Pemerintah kini meminta tambahan investasi untuk mendukung proses uji coba lanjutan sebelum sistem diterapkan secara penuh.

"Harusnya sih kalau transisi, tentu ada biaya tambahan. Nah biaya tambahan itu bisa berupa pengeluaran atau mungkin pengembalian yang kita lihat lagi," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum Wilan Oktavian saat ditemui di Kementerian PU, Kamis (2/4/2026).

Baca Juga: 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Arus Balik Lebaran 2026 Berakhir

Wilan menjelaskan, sebelum implementasi, teknologi MLFF harus melalui tahapan pra uji coba dan uji coba menyeluruh. Oleh karena itu, Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek ini, PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), diminta menambah investasi guna mendukung proses tersebut.



Ia mengakui, penerapan MLFF sempat mengalami stagnasi setelah hasil audit Kementerian PU menunjukkan uji coba sebelumnya belum memenuhi target, meskipun pihak RITS mengklaim sistem telah berjalan sesuai rencana.

Untuk itu, pemerintah akan memperluas cakupan pengujian secara end-to-end, mulai dari proses unduh aplikasi, penggunaan sistem pembayaran, hingga penerimaan transaksi oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). RITS juga diminta menyiapkan kerangka acuan kerja (TOR) untuk pelaksanaan uji coba tersebut.

Baca Juga: Kurang Saldo E-Toll Bikin Macet Gerbang Tol, Teknologi MLFF Dinilai Bisa Jadi Solusi

Sebagai informasi, proyek MLFF dikembangkan melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai investasi sekitar Rp4,5 triliun. Teknologi ini diinisiasi sejak kunjungan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán ke Indonesia pada 2016.

Sistem MLFF memanfaatkan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) yang memungkinkan transaksi tol dilakukan melalui aplikasi di ponsel pintar. Sistem akan menghitung tarif secara otomatis berdasarkan pergerakan kendaraan yang terdeteksi satelit tanpa perlu berhenti di gerbang tol.

Pemerintah menilai implementasi MLFF dapat meningkatkan efisiensi operasional jalan tol, mengurangi konsumsi bahan bakar, serta menghilangkan antrean di gerbang tol. Teknologi serupa telah diterapkan di sejumlah negara Eropa Timur, termasuk Hungaria, dan terbukti mampu mempercepat waktu tempuh pengguna jalan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan One Call Center 133
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 334.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Jalan Tol di Provinsi...
Jalan Tol di Provinsi Riau Ditargetkan Bertambah 30 Km Tahun Ini
Arus Kendaraan Kembali...
Arus Kendaraan Kembali ke Jabodetabek Meningkat Jelang Berakhirnya Libur Panjang Iduladha
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, 330 Ribu Kendaraan Melintasi Tol Regional Nusantara
Lalin Tol Japek Lancar...
Lalin Tol Japek Lancar saat Libur Iduladha, 30 Gardu di Cikatama Dioperasikan Situasional
Rekomendasi
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved