IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,42% Sentuh Level 7.207
Rabu, 08 April 2026 - 16:47 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melesat naik hingga 4,42% ke level 7.207, seiring gencatan senjata yang disepakati Amerika Serikat-Israel dan Iran. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir melesat naik hingga 4,42% ke level 7.207, seiring gencatan senjata yang disepakati Amerika Serikat-Israel dan Iran. Pada penutupan IHSG , Rabu (8/4/2026) terdapat 592 saham menguat, 145 saham melemah dan 221 saham stagnan.
Transaksi perdagangan mencapai Rp12,9 triliun dari 25 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 naik 4,55% 733, indeks JII naik 5% 498, indeks IDX30 naik 4,35% ke 398 dan indeks MNC36 naik 4,63% ke 312.
Kemudian indeks sektoral mayoritas berada di zona hijau yaitu konsumer non siklikal, konsumer siklikal, industri, properti, teknologi, bahan baku, kesehatan, energi, keuangan dan infrastruktur.
Baca Juga: IHSG Melompat Lebih Tinggi di Awal Sesi, Naik 2,75 Persen ke Level 7.162
Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) naik 34,18% ke Rp106, PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) naik 33,64% ke Rp147, dan saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) naik 25% ke Rp535.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) turun 14,58% ke Rp123, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) turun 11,32% ke Rp94 dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) turun 10,61% di Rp320.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terkapar ke 6.971, Ada 431 Saham Memerah
Pengumuman itu datang kurang dari dua jam sebelum batas waktu pukul 20.00 ET, yang telah dipantau ketat oleh investor sebagai pemicu potensial untuk eskalasi besar. Sebelumnya pada hari itu, Trump telah memperingatkan bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini" jika Iran gagal mematuhi kesepakatan tersebut.
Gencatan senjata, yang ditengahi oleh Pakistan setelah upaya diplomatik menit-menit terakhir, bergantung pada jaminan Iran untuk membuka kembali Selat secara aman, jalur utama bagi sekitar 20% aliran minyak global.
Iran juga mengisyaratkan kesediaan bersyarat untuk mengurangi eskalasi, dengan mengatakan bahwa jalur aman melalui Selat akan dimungkinkan selama periode gencatan senjata, asalkan permusuhan dihentikan dan kapal-kapal berkoordinasi dengan otoritas Iran.
Transaksi perdagangan mencapai Rp12,9 triliun dari 25 miliar saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 naik 4,55% 733, indeks JII naik 5% 498, indeks IDX30 naik 4,35% ke 398 dan indeks MNC36 naik 4,63% ke 312.
Kemudian indeks sektoral mayoritas berada di zona hijau yaitu konsumer non siklikal, konsumer siklikal, industri, properti, teknologi, bahan baku, kesehatan, energi, keuangan dan infrastruktur.
Baca Juga: IHSG Melompat Lebih Tinggi di Awal Sesi, Naik 2,75 Persen ke Level 7.162
Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) naik 34,18% ke Rp106, PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) naik 33,64% ke Rp147, dan saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) naik 25% ke Rp535.
Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Equity Development Investment Tbk (GSMF) turun 14,58% ke Rp123, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) turun 11,32% ke Rp94 dan PT Citra Buana Prasida Tbk (CBPE) turun 10,61% di Rp320.
Sentimen Positif Perang Timur Tengah
Sentimen datang dari Presiden Donald Trump yang menyetujui gencatan senjata. Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial bahwa ia akan menangguhkan aksi militer terhadap Iran selama dua minggu, menambahkan bahwa AS telah mencapai tujuan militer intinya.Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terkapar ke 6.971, Ada 431 Saham Memerah
Pengumuman itu datang kurang dari dua jam sebelum batas waktu pukul 20.00 ET, yang telah dipantau ketat oleh investor sebagai pemicu potensial untuk eskalasi besar. Sebelumnya pada hari itu, Trump telah memperingatkan bahwa "seluruh peradaban akan mati malam ini" jika Iran gagal mematuhi kesepakatan tersebut.
Gencatan senjata, yang ditengahi oleh Pakistan setelah upaya diplomatik menit-menit terakhir, bergantung pada jaminan Iran untuk membuka kembali Selat secara aman, jalur utama bagi sekitar 20% aliran minyak global.
Iran juga mengisyaratkan kesediaan bersyarat untuk mengurangi eskalasi, dengan mengatakan bahwa jalur aman melalui Selat akan dimungkinkan selama periode gencatan senjata, asalkan permusuhan dihentikan dan kapal-kapal berkoordinasi dengan otoritas Iran.
(akr)
Lihat Juga :